Berita

Anies Baswedan bersama Ganjar Pranowo/Net

Politik

Duet Anies-Ganjar Untuk Pilpres 2024 Bisa Jadi Sebatas Wacana, Begini Kalkulasi Politiknya

SABTU, 15 MEI 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 mendatang dinilai hanya akan terhenti sebatas wacana.

Pasalnya, indikator paling rasional adalah kedua figur sama-sama memiliki elektabilitas dan sulit menentukan siapa yang akan dipasang sebagai Capres.

Dengan demikian secara kalkulasi politik sangat susah diduetkan untuk merebut kepemimpinan nasional di tahun 2024 mendatang.


"Sepertinya hanya menjadi sebatas wacana. Jika Ganjar diusung PDI Perjuangan maka dapat dipastikan partai ingin Ganjar pada posisi Capres, Anies belum tentu bersedia pada posisi Wapres. Jika Anies pada posisi capres maka Ganjar sepertinya tidak bersedia pada posisi cawapres," kata pengamat politik Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (15/5).

Atas dasar itu, Direktur Mahara Leadership ini meyakini wacana duet Anies-Ganjar untuk 2024 akan terhenti sebatas wacana belaka.

Demikian halnya, apabila PDI Perjuangan tidak mengusung Ganjar pada Pilpres 2024, melihat karakter Ganjar yang bukan tipe kutu loncat sepertinya dia tidak akan lompat ke partai lain.

"Apalagi dua kali pemilihan Gubernur Jawa Timur Ganjar mendapat dukungan penuh dari PDI Perjuangan," tuturnya.

"Rasanya sulit terwujud pasangan Anies-Ganjar maupun sebaliknya, kemungkinan yang bisa terjadi adalah mereka saling berhadapan dalam pilpres 2024," demikian Iwel Sastra.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya