Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kapal Penangkap Ikan Indonesia Kecelakaan Di Samudera Hindia, Kemlu RI Intensifkan Upaya Penyelamatan

SABTU, 15 MEI 2021 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kejadian nahas dialami oleh Kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 188, mereka mengalami kecelakaan di Samudera Hindia, sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth Australia.

Kementerian Luar Negeri RI, dalam rilis resminya menyatakan, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh Basarnas pada Jumat (14/5). Informasi awal menyebutkan bahwa kapal yang berawakkan 26 WNI tersebut mengalami kebocoran.

Menganggapi insiden tersebut, Kemlu segera berkoordinasi dengan KJRI Perth yang kemudian secara intensif berkomunikasi dengan Otoritas Australia guna mengupayakan penyelamatan.

"Otoritas Australia telah mengerahkan pesawat untuk mencari lokasi kapal," tulis Kemlu dalam pernyataan resminya, Sabtu (15/5).

"Berdasarkan pantauan, Kapal berada dalam posisi setengah tenggelam. Pesawat telah menerjunkan life raft dan melakukan komunikasi radio namun belum direspon," kata Kemlu.

Hingga saat ini belum diketahui kondisi dari 26 awak kapal tersebut.

Kemlu RI juga mengatakan bahwa upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengerahkan aset tambahan berupa Kapal Angkatan Laut Australia HMAS ANZAC dan dua pesawat P8 Poseidon.

Kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi juga telah diminta untuk memberikan pertolongan.

"Kemlu dan Perwakilan RI di Australia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan Otoritas Australia guna melanjutkan upaya penyelamatan ke-26 ABK WNI kapal KM Bandar Nelayan 188." 

Populer

Lieus Sungkharisma: Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Mengingatkan Saya pada Gerakan Superiman Tahun 2003

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:45

Soal Bilyet Giro Rp 2 Triliun Bantuan Akidi Tio, BI Sumsel: Kalau Dananya Ada, Pencairan Mudah Dilakukan

Selasa, 03 Agustus 2021 | 01:41

Sadar dengan Jebakan Utang China, Pemerintahan Baru Samoa Urungkan Proyek BRI

Jumat, 30 Juli 2021 | 10:01

"Mati Ketawa Cara Mega", Mobil Esemka Saya Yang Umpetin

Jumat, 30 Juli 2021 | 20:53

Bang Yos: Makin Banyak yang Divaksin, Makin Banyak yang Terselamatkan

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:32

Sambangi Rumah Steven, Komandan Lanud TNI AU Merauke Berikan Seekor Babi dan Beras

Rabu, 28 Juli 2021 | 14:42

Alvin Lie: Jika PPKM Diperpanjang Lagi, Maskapai Sudah Siap PHK Besar-besaran

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:54

UPDATE

Hipmi: Indikator Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II 2021 Masih Semi Absurd Disebut Pencapaian Luar Biasa

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:48

Lewat Edukasi, Akvindo Luruskan Disinformasi Produk Tembakau Alternatif

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:46

Lakon "Si Halu dan Si Narsis" Dalam Kisah Donasi 2 T Berakhir

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:25

Joe Biden Janjikan Bantuan Tambahan Senilai 100 Juta Dolar AS untuk Lebanon

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:24

Deklarasi Gotong Royong, Menaker Ida Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangkit dari Pandemi

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:15

NIK Warga Bekasi Dipakai Vaksin Orang Asing, Mardani: KTP WNI dan WNA Harus Beda Warna

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:10

Salut Bagi Para Pahlawan Olahraga

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:10

Terima Hadiah Wiski Seharga Rp 83 Juta dari Pemerintah Jepang, Mike Pompeo Diselidiki Deplu AS

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:00

Kapolri: Kesehatan Buruh Terjaga Ekonomi Bertumbuh

Kamis, 05 Agustus 2021 | 12:59

Ternyata, Megawati Sudah Bilang ke Jokowi untuk Pegang Langsung Komando saat Kondisi Tanggap Darurat

Kamis, 05 Agustus 2021 | 12:55

Selengkapnya