Berita

Serangan udara Israel ke Jalur Gaza/Getty Images

Dunia

Republik Desak AS Kecam Hamas, Beri Dukungan Penuh Untuk Israel

JUMAT, 14 MEI 2021 | 11:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Anggota Parlemen Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik mendesak pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengecam serangan yang dilakukan Hamas dan memberikan lebih banyak dukungan pada Israel.

Hal itu disampaikan oleh Carlos Gimenez, perwakilan dari Florida yang menginisiasi resolusi di DPR AS, seperti dikutip Fox News pada Kamis (13/5).

"Israel memiliki hak untuk membela diri dan membela warganya. Saya tidak tahu contoh di mana ada agresi langsung dari negara Israel yang dilakukan tanpa provokasi," ujar Gimenez.


Lebih lanjut, Gimenez juga mengkritik pidato yang disampaikan oleh sejumlah anggota parlemen Demokrat yang mengecam Israel dalam konflik terbaru.

Gimenez mengatakan, para anggota parlemen Demokrat tidak memiliki hubungan dengan Amerika.

"Mereka berpikir bahwa mereka berbicara untuk Amerika dan mereka tidak," kata Gimenez.

"Apakah Anda mendukung teroris Hamas, atau Anda mendukung negara Israel? Itulah alasan lain mengapa kami ingin mengajukan resolusi ini," tambahnya.

Dalam resolusinya, perwakilan Republik juga merekomendasikan Washington untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota yang sah bagi Israel.

Sejauh ini, tidak ada anggota parlemen Demokrat yang mendukung resolusi Gimenez. Namun Gimenez berharap situasi akan berubah.

Serangan udara Israel ke Jalur Gaza dilakukan sejak Senin (10/5), yang dipicu oleh kekerasan pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa.

Jumlah korban meninggal akibat serangan tersebut terus bertambah. Di pihak Palestina, angka kematian sudah mencapai 113 orang, dengan 31 di antaranya adalah anak-anak.

Konflik Israel dengan Palestina tiba-tiba meningkat pada Kamis, dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan operasi militer terhadap pejuang Palestina yang mencakup pasukan udara dan darat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya