Berita

Kakorlantas Polri Irjen Istiono (paling kanan) dan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfi (tengah) di Semarang/RMOL

Presisi

Penyekatan Mudik Berjalan Efektif, Data Korlantas Arus Lalu Lintas Didominasi Angkutan Logistik

SELASA, 11 MEI 2021 | 21:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kondisi lalu lintas ke arah Jawa terpantau landai dan sepi seiring adanya penyekatan efektif dalam meminimalisir mobilisasi masyarakat.

Begitu dikatakan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono usai mengecek jalur tol maupun arteri dari Jakarta menuju Semarang, Jawa Tengah.

“Saya tadi lihat pantauan di jalan-jalan tol cenderung turun dan landai. Sekarang berada di rest area KM 429 juga cenderung turun dan landai,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Istiono di KM 429 Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/5).


Menurut Istiono, kondisi lalu lintas hanya didominasi oleh angkutan barang maupun logistik. Selebihnya kendaraan pribadi yang memang memiliki kepentingan untuk melakukan perjalanan sebagaimana SE Satgas Covid-19.

“Dominasi kendaraan yang lewat itu  didominasi angkutan barang. Langkah-langkah putarbalik arah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini selama 5 hari 150 ribu,” terangnya.

Sementara itu, Istiono juga mengingatkan kepada pemudik yang lolos di penyekatan akan berhadapan dengan pos penyekatan berikutnya.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk lebih baik mengurungkan niat mudik apabil tidak ingin diputarbalik.

“Langkah cara bertindak kita di lapangan adalah kita alirkan supaya diterima oleh pos-pos penyekatan berikutnya yang memang sudah kita bangun berlapis-lapis di Jakarta sampai Jawa tengah hingga Jawa Timur," jelasnya.

"Itu bagian dari dinamika yanf harus kita kelola selama 24 jam untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya