Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (kanan)/Ist

Politik

Ribuan Tabung Oksigen Dikirim Ke India, Airlangga Pastikan Stok Dalam Negeri Aman

SELASA, 11 MEI 2021 | 13:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Indonesia telah mengirimkan sebanyak 1.400 tabung oksigen ke India dalam rangka membantu penanganan Covid-19 gelombang kedua yang terjadi di negara tersebut.

Rencananya, Indonesia akan mengirim total sebanyak 3.400 tabung oksigen dalam beberapa tahap. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, stok oksigen di dalm negeri tetap aman meski ada ribuan yang dikirim ke India.

"Bantuan tabung berisi oksigen ke India ini tidak akan mengganggu pasokan oksigen di dalam negeri karena sudah dipertimbangkan," kata Airlangga dalam keterangannya, Selasa (11/5).


Pelepasan bantuan tahap pertama dilakukan di PT. Samator Group Cikande, Banten pada Senin (10/5) dengan disaksikan langsung oleh Dutabesar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti serta dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menko Airlangga menjelaskan, pemberian bantuan ini merupakan inisiatif Asosiasi Gas Industri Indonesia bersama para pelaku industri lainnya dalam rangka membantu masyarakat India yang terdampak Covid-19.

"Pemerintah Indonesia memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan partisipasi industri dalam negeri yang telah membantu terselenggaranya bantuan ini," jelasnya.

Di sisi lain, kejadian di India patut menjadi pelajaran yang berharga bagi bangsa di Indonesia. Terlebih, sebentar lagi akan menghadapi momen Idulfitri di mana mobilitas warga akan lebih padat dari biasanya.

"Mari sama-sama kita doakan agar keadaan di India dapat segera terkendali. Saya juga mengimbau agar kita semua memperketat protokol kesehatan terus patuh dan disiplin, terutama dalam memakai masker dan mengindari kerumunan. Jangan sampai kendor," demikian Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya