Berita

Manajer Fulham, Scott Parker (kiri), sakit hati tim asuhannya harus kembali turun kasta/Net

Sepak Bola

Resmi Terdepak Dari Premier League, Manajer Fulham: Saya Patah Hati

SELASA, 11 MEI 2021 | 09:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Takdir tak dapat ditolak. Malang tak dapat dihindari. Setelah kembali ke Premier League pada musim ini, musim depan Fulham harus tampil di kompetisi Championship alias terdegradasi.

Kepastian ini didapat usai The Cottagers dikalahkan Burnley dengan skor 0-2 di Stadion Craven Cottage, London, pada Selasa dinihari (11/5). Dalam pertarungan hidup-mati tersebut, gawang Fulham dibobol Ashley Westwood (35') dan Chris Wood (44').

Kekalahan ini membuat Fulham tak lagi mampu mengejar selisih 10 poin dengan Southampton yang berada di peringkat 17. Sebab, kompetisi hanya menyisakan 3 pertandingan lagi. Artinya, maksimal poin yang bisa diraih Fulham hanya 9 angka saja.


Sudah pasti, kubu Fulham merasakan kekecewaan dan kesedihan. Tak hanya para pemain, manajer Scott Parker pun merasakan kegalauan yang dalam atas kegagalan mereka bertahan di Premier League.

"Saya merasa sakit, saya patah hati," ucap Parker, dikutip laman resmi Fulham, Selasa (11/5)."Para pemain juga merasakan yang sama."

Scott mengaku semua pihak di dalam tim sudah berusaha maksimal, melakukan segalanya untuk bisa bertahan di Premier League.

"Hal penting yang kami miliki saat ini adalah apa yang harus kami lakukan nanti. Kami akan melakukannya bersama-sama, untuk berusaha kembali (ke Premier League)," imbuhnya.

Seiring kepastian yang didapat Fulham, 3 tim yang terdegradasi musim ini pun sudah lengkap. Sebelumnya, Sheffield United dan West Bromwich Albion sudah lebih dulu memastikan diri bukan lagi peserta Premier League 2021-2022.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya