Berita

Dari kiri ke kanan, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, ekonom senior DR. Rizal Ramli/RMOL

Politik

Refly Harun: Saya Membayangkan, Betapa Kuatnya Kalau Rizal Ramli-Gatot Bersatu

SENIN, 10 MEI 2021 | 18:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo menjadi pilihan kuat di tengah rentetan nama-nama mainstream yang dimunculkan lembaga survei sebagai kandidat capres dan cawapres.

Disampaikan ahli hukum tata negara sekaligus pemerhati politik, Refly Harun, sosok ekonom senior dan mantan Panglima TNI itu memang menjadi kekuatan di luar nama-nama yang sering muncul, seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, serta beberapa nama lain.

"Jangan lupa memang, tokoh seperti Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo adalah tokoh-tokoh yang justru jauh lebih mapan, lebih matang," kata Refly Harun dikutip dari channel YouTubenya, Senin (10/5).


Kedua tokoh tersebut bukan orang baru. Gatot merupakan mantan Panglima TNI, sedangkan Rizal Ramli sudah malang melintang menduduki berbagai posisi menteri di era presiden yang berbeda-beda.

"Kalau energi untuk memperbaiki bangsa ini kita gabungkan menjadi satu, Gatot-Rizal Ramli mau bersatu, saya membayangkan betapa kuatnya tim itu. Walaupun kita tahu, kadang-kadang kalau isi sebuah tim itu nomor satu, semua malah tidak kompak," sambung Refly.

"Jadi, kalau pemimpin itu sama-sama kompeten, sama-sama senior, maka kita cari sisi-sisi lain, mungkin satu lebih alim, lebih berani, lebih konsisten, lebih adil, dan lain sebagainya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya