Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Hotel Edu, Terobosan Kemenparekraf Pulihkan Ekonomi Di Tengah Hantaman Pandemi

MINGGU, 09 MEI 2021 | 18:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Realisasi hotel berkonsep edukasi penting dilakukan sebagai terobosan di tengah lesunya ekonomi akibat hantaman pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai meninjau proyek pembangunan Hotel Edu yang terletak di Politeknik Pariwisata Lombok, pada Jumat lalu (7/5).

Sandiaga mengatakan, konsep Hotel Edu adalah hotel yang memberikan pendidikan dan pengetahuan agar dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang bisa memberikan pelayanan terbaik.


"Kita ingin merealisasikan suatu transformasi dari pembangunan SDM di kepariwisataan dan ekonomi kreatif untuk memulihkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Hotel Edu ini akan mendidik talenta-talenta terbaik dari Lombok dan seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik," kata Sandiaga dalam keterangannya, Minggu (9/5).

Sandiaga mengatakan, pembangunan hotel ini sejalan dengan rencana perhelatan internasional MotoGP di Lombok. Dengan adanya event kelas dunia ini, Lombok akan menjadi pusat perhatian dunia yang menarik banyak sekali wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Sandiaga pun mengaku akan menginap di hotel edu pada kunjungan kerja berikutnya ke Lombok. Hal itu dilakukan untuk melihat langsung bagaimana pelayanan mahasiswa di hotel tersebut.

"Saya ingin melihat bagaimana mahasiswa Poltekpar Lombok bisa menjadi bagian dari perhelatan MotoGP tahun depan. MotoGP ini akan dikunjungi ratusan ribu dari seluruh dunia. Jadi sudah dapat dipastikan tempat-tempat ini akan menjadi tempat yang harus melayani para wisatawan yang hadir pada acara sport tourism," terangnya.

Lebih lanjut, Sandiaga juga meyakini Lombok akan menjadi daerah yang akan pulih pariwisatanya. Menurutnya, pariwisata selalu menjadi yang paling terdampak dan paling cepat juga pulihnya.

"Jadi pemulihan ekonomi bangsa diharapkan akan dimulai dari NTB, Lombok," demikian Sandiaga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya