Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Pelabuhan Merak, Banten/Repro

Presisi

Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Minta Petugas Makin Waspada Malam Lebaran

MINGGU, 09 MEI 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta petugas di lapangan lebih waspada menjelang hari H Idulfitri 1442 H. Kewaspadaan itu mengingat keinginan untuk mudik mendekati lebaran biasanya semakin kuat.

Kebiasaan pemudik di Pelabuhan Merak mendekati hari H lebaran, lanjut Listyo, adalah melakukan perjalanan menjelang malam dan dini hari. Petugas di lapangan pun diminta mengantisipasi lonjakan pemudik yang nekat mudik ke Sumatera via Pelabuhan Merak.

“Saya tahu wilayah Banten di tahun-tahun sebelumnya punya kecenderungan makin ramai pada saat menjelang malam dan menjelang pagi (hari lebaran). Ini yang tentunya rekan-rekan harus hadapi beberapa hari terakhir,” kata Listyo di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5).


Listyo meminta petugas di lapangan juga menyosialisasikan secara masif terkait alasan mudik dilarang. Larangan mudik ini, kata Listyo, muncul untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Yang paling penting disampaikan ke masyarakat bahwa kegiatan operasi saat ini adalah dalam rangka mencegah agar laju penularan Covid-19 bisa kita tekan semaksimal mungkin sehingga tidak terjadi perpindahan dari satu daerah ke daerah lain,” ujar Kapolri.

Kapolri menyebut terjadi peningkatan angka kasus positif corona beberapa hari ke belakang di wilayah Sumatera. Jika mudik diperbolehkan, bukan tidak mungkin penyebaran virus corona akan lebih masif.

“Di beberapa wilayah khususnya Sumatera terjadi peningkatan, sehingga saya minta kepada rekan-rekan untuk betul-betul melaksanakan pengawasan dan penguatan terhadap aturan protokol kesehatan, khususnya yang melalui penyeberangan ASDP,” tutup Kapolri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya