Berita

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta/Net

Politik

Kecam Serangan Israel Di Masjid Al-Aqsa, PKS: Ini Upaya Pengusiran Sistematis

MINGGU, 09 MEI 2021 | 04:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kecaman keras datang dari berbagai penjuru atas kekerasan yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, pada Jumat kemarin (7/5).

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta, jadi salah satu yang mengecam keras tindakan brutal Israel tersebut.

Sukamta mengatakan, akibat serangan Polisi Israel, dilaporkan sedikitnya 53 orang sipil terluka. Menurut dia, tindakan aparat Israel tersebut adalah kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang nyata.


Hal tersebut jelas merupakan pelanggaran yang terang-terangan terhadap hak asasi manusia, bentuk teror yang keji.

"Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera bertindak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Palestina," kata dia melalalu keterangannya, Sabtu (8/5).

Menurut Sukamta, tindakan provokasi secara sengaja telah dilakukan aparat Israel sejak awal Ramadan dengan menerobos dan memutus kabel pengeras suara masjid.

"Jika melihat rangkaian kekerasan yang terjadi, terlihat ada upaya sistematis Israel untuk mengusir warga Palestina dari wilayah Yerusalem Timur. Penggusuran rumah-rumah warga Palestina terus terjadi, juga penyerangan terhadap warga sipil di tempat ibadah," tuturnya.

Sukamta pun berharap Pemerintah Indonesia sebagai anggota Komisi HAM PBB terus proaktif mendorong komunitas internasional melakukan upaya menghentikan kekerasan Israel dan mendorong ada perlindungan terhadap Masjid Al Aqsa.

"Kompleks Masjid Al Aqsa punya status hukum yang jelas dan dilindungi. Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera melakukan upaya untuk mencegah pelanggaran oleh pihak Israel berlanjut," kata dia.

Masjid Al Aqsa merupakan salah satu situs suci umat Islam, tindakan provokasi terhadapnya kata dia bisa memicu kemarahan umat Islam sedunia.

Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS tersebut juga meminta Pemerintah Indonesia terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina. Termasuk memberikan bantuan kemanusiaan yang diperlukan rakyat Palestina.

"Selama masih dalam kondisi terjajah, rakyat Palestina akan selalu hidup dalam kesengsaraan. Kemerdekaan akan jadi solusi permanen bagi rakyat Palestina. Pemerintah Indonesia perlu terus mendorong perwujudan agenda ini dalam forum-forum internasional," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya