Berita

Jokowi-Prabowo/Net

Politik

Qodari: Tiga Skenario Capres 2024, Paling Kuat Jokowi-Prabowo

SABTU, 08 MEI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tiga pasangan calon presiden diprediksi akan meramaikan gelaran akbar pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024.

Prediksi tersebut diutarakan Direktur Eksekutif IndoBarometer, Muhammad Qodari dalam webinar bertema “Capres 2024: Saling Intip Partai Politik”, pada Sabtu (8/5).

Skenario pertama, Presiden Joko Widodo akan berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto melawan kotak kosong.


"Tentunya ini akan terjadi apabila amandemen masa jabatan bisa tiga periode dan kalau ini terjadi akan melawan kotak kosong," ujarnya.

"Yang tidak bergabung (mendukung Jokowi-Prabowo) misalnya Demokrat dan PKS itu kursinya hanya 18 persen saja, apalagi kalau nanti PKS mendukung, makin kuat lagi nih Jokowi-Prabowo," imbuhnya.

Skenario kedua, lanjut Qodari, pertarungan sengit akan terjadi antara Prabowo Subianto melawan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Peluang Anies belakangan menjadi semakin besar mengingat berdasarkan survei yang dilakukan beberapa lembaga survei dia selalu menduduki peringkat tiga besar.

"Kenapa Anies? Karena Anies surveinya tiga besar dan karena dia gubernur DKI Jakarta maka popularitas Anies ini akan bisa dipertahankaan secara ajeg, ada Covid-19, nggak ada Covid-19 itu dia akan terus tinggi publikasinya," ujarnya.

Sementara skenario ketiga yaitu Prabowo melawan Anies melawan Ganjar Pranowo.

Namun, Ganjar masih menghadapi sejumlah tantangan seiring belum berhentinya Covid-19. Ditambah lagi, PDIP terlihat belum tentu memilih Ganjar untuk diusung dalam Pilpres 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya