Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni/Net

Politik

Ahmad Sahroni: Imigrasi Tidak Mungkin Sembarangan Izinkan WNA China Masuk Indonesia

SABTU, 08 MEI 2021 | 11:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar masuknya 85 orang Warga Negara Asing (WNA) asal China ke Indonesia pada 4 Mei lalu dibenarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.

Disebutkan imigrasi, WNA China masuk ke Indonesia sebagai tenaga kerja asing (WNA) dan dengan mengunakan pesawat carter China Southern Airlines.

Masuknya WN China tersebut, tak pelak menjadi pro dan kontra, mengingat pemerintah tengah melakukan upaya pengetatan demi menekan angka kasus virus corona baru (Covid-19).


Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III menilai, Diitjen Imigrasi tentunya tidak sembarangan dalam mengizinkan WNA masuk ke Indonesia.

“Imigrasi tidak mungkin mengizinkan WNA masuk ke Indonesia tanpa melalui prosedur yang sesuai. Mereka yang berhasil masuk ke Indonesia sudah pasti lolos pemeriksaan, dan kalau memang tidak lolos, kan ada berbagai prosedur penanganannya, seperti diisolasi mandiri dulu,,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (8/5).

Sahroni juga menyebutkan bahwa ke 85 WNA asal China itu datang ke Indonesia mempunyai tujuan yang esensial, yakni untuk bekerja.

Karenanya, sambung legislator Partai Nasdem ini, memang sudah sewajarnya mereka bisa masuk ke Indonesia dengan melalui prosedur yang ketat.

“Seperti yang sudah diinfokan, WNA tersebut datang bukan mengunakan visa pariwisata. Mereka datang dengan memiliki tujuan esensial yaitu bekerja di proyek strategis nasional kita. Jadi semuanya sudah sesuai aturan. Secara prosedur dan tujuan kedatangan, jelas” demikian Sahroni.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya