Berita

Ilustrasi ratusan WN China diketahui masuki Indonesia pada saat pemberlakukan larangan mudik/Net

Politik

Cegah Varian Baru Corona Terus Masuki Indonesia, Pemerintah Didesak Perketat Pintu Masuk WNA Dan Pengawasan Karantina

JUMAT, 07 MEI 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Muncul dan menyebarnya varian baru virus Covid-19 yaitu B117 asal Inggris, kemudian B1351 asal Afrika Selatan, dan varian mutasi ganda dari India B1617 menjadi tantangan serius penanggulangan pandemi Covid-19 di dunia, termasuk di Indonesia.

Terlebih ketiga varian baru virus corona ini diketahui telah masuk ke Indonesia.

Menurut anggota DPD RI, Fahira Idris, terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di berbagai negara saat ini selain akibat semakin meningkatnya mobilitas masyarakat akibat pelonggaran aturan, juga dikarenakan adanya tiga varian baru virus corona yang ternyata memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dan cepat dibandingkan jenis virus yang sudah ada sebelumnya.


Tidak hanya menular lebih cepat, varian baru ini juga diduga memiliki tingkat keparahan penyakit dan gejala yang lebih berat. Sehingga benar-benar menjadi tantangan serius dalam upaya besar mengendalikan pandemi.

“Soal sudah masuknya varian baru ini, selain kewaspadaan dan konsistensi jalankan protokol kesehatan oleh masyarakat, hal yang juga tidak kalah penting adalah peningkatan pengawasan oleh Pemerintah untuk memperketat pintu-pintu masuk dan memperketat pengawasan dan karantina bagi siapa saja yang masuk ke Indonesia," ujar Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5).

"Hal penting lainnya adalah peningkatan kapasitas dan kemampuan untuk mendeteksi dan memeriksa varian baru. Varian baru ini tantangan serius dan bisa menghambat upaya besar kita mengendalikan pandemi. Oleh karena itu semua sumberdaya harus dikerahkan untuk menguatkan langkah-langkah memitigasi penyebaran varian baru virus,” sambungnya.

Bercermin dari kondisi beberapa negara yang saat ini terjadi lonjakan kasus, Fahira berharap Pemerintah dan masyarakat bergerak bersama dan bahu membahu agar varian baru ini tidak menyebar luas dan dapat segera dikendalikan.

Saat ini, di mana jumlah kasus positif akibat varian baru masih sedikit, adalah waktu yang sangat tepat bagi kita semua terutama Pemerintah untuk mengerahkan semua sumberdaya agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti di negara lain.

“Jika kita dapat mengendalikan penyebaran varian baru ini maka langkah kita saat ini dan ke depan dalam upaya mengendalikan pandemi ini akan lebih fokus, terarah, dan tidak terganggu. Terlebih saat ini kita sedang dalam tahapan program vaksinasi nasional," jelasnya.

"Imbauan agar masyarakat waspada dan taat prokes perlu terus disampaikan, tetapi Pemerintah juga diharapkan memastikan semua sumberdaya dikerahkan untuk memaksimalkan mitigasi terutama memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk,” pungkas Fahira Idris.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya