Berita

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo/Ist

Politik

Selain Anies Baswedan, Tokoh-tokoh Islam Ini Layak Jadi Capres 2024

KAMIS, 06 MEI 2021 | 17:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia memiliki banyak stok tokoh berlatar belakang Islam yang pantas untuk bertarung dalam pemilihan presiden dan wakil presiden pada 2024 mendatang.

"Bukan hanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kalau soal tokoh berlabel Islam, stoknya cukup banyak," kata pengamat politik Karyono Wibowo kepada wartawan, Kamis (6/5).

Karyono mengurai, sejumlah tokoh berlatar belakang Islam beragam, mulai dari kalangan ketua umum partai politik hingga mantan pejabat daerah.


Di kalangan partai politik, Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) ini menyebut sejumlah nama yang pantas maju di 2024, seperti Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar; Ketum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan; Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa.

"Termasuk juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra; Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu; hingga Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta," sambung Karyono.

Selain kalangan petinggi parpol, Karyono juga menilai ada tokoh popular berlabel Islam yang pernah menjabat kepala daerah dua periode patut diperhitungkan. Seperti mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan; mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB); dan mantan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

"Ada juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah," kata Karyono.

Mantan peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA ini memaparkan, jika wacana koalisi partai Islam serius dibentuk, maka tokoh-tokoh tersebut layak dipertimbangkan menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

"Semakin banyak tokoh-tokoh Islam yang muncul ke publik tentu akan memberikan alternatif untuk memilih calon pemimpin yang terbaik dan berkualitas. Kalau soal kemampuan dan prestasi, mereka tidak kalah dengan Anies Baswedan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya