Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Santoso saat menerima aduan korban kasus mafia Tanah di Jawa Tengah/Ist

Hukum

Anggota Komisi III Apresiasi Kapolri Tindak Cepat Usut Mafia Tanah Jateng

KAMIS, 06 MEI 2021 | 04:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Apresiasi disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Santoso terhadap komitmen Polri untuk menyelesaikan kasus-kasus mafia tanah yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi Kapolri atas tanggapan yang cepat untuk menindak tegas dugaan kasus mafia tanah. Kasus ini sudah menjadi atensi pihak Polri, dalam waktu dekat akan ada tindakan lebih lanjut,” kata Santoso kepada wartawan, Rabu (5/5).

Santoso yang belum lama ini menerima aduan masyarakat Jawa Tengah yang menjadi korban menjelaskan, selama ini mafia tanah di daerah kurang mendapat perhatian nasional, sehingga penyelesaian hukumnya kerap tidak memiliki efek jera.


Namun demikian, anggota Fraksi Demokrat ini telah mendapat kepastian dari Bareskrim Polri untuk menindak tegas segala kasus yang berhubungan dengan mafia tanah.

“Kali ini Polri akan turun langsung melalui Tim Satgas Mafia Tanah yang sudah diintruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo,” urainya.

Ia kemudian menyinggung kasus dugaan penipuan yang mengakibatkan warga asal Jogja, Salatiga, Brebes, Kudus, Semarang, serta kota lain merugi hingga Rp 95 miliar diduga dilakukan oleh seorang berinisial AH.

Selama ini, kata dia, kasus AH sudah dipetieskan oleh pihak oknum kepolisian dan oknum kejaksaan. Sehingga kasusnya hanya berkutik pada perkara yang tak ada ujung hukumnya.

“Maka kami meminta pihak Polri untuk dapat membantu para korban yang sebagian adalah orang yang tidak memiliki akses dan kemampuan dalam memperjuangkan hak untuk mendapatkan tanahnya tak selesai-selesai sejak 2018 lalu," sambungnya.

Sementara itu, salah seorang korban AH bernama Wijaya meminta Polri dan Presiden Jokowi membantu agar hak tanah kembali kepada pemiliknya.

Wijaya sangat percaya dengan integritas kepolisian yang dipimpin langsung Jenderal Listyo Sigit Prabowo di mana ini sudah banyak terobosan yang dilakukan dan semua berhasil.

“Dino Patti Djalal sebagai korban mafia tanah waktu itu juga selesai dalam waktu singkat," demikian Wijaya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya