Berita

Ilustrasi penanganan pasien Corona/Net

Nusantara

Pemprov Banten Pastikan Tiga Warganya Terpapar Varian Baru Corona Dari India Dan Inggris

KAMIS, 06 MEI 2021 | 04:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengkonfirmasi ada tiga warga yang terpapar virus corona varian baru B.1.6.7 strain dari India dan B.1.1.7 strain Inggris.

Rincianya, satu kasus terkonfirmasi di Kampung Klutuk RT 02, RW 01 Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang terpapar virus B.1.1.7 strain UK.

Sementara, dua kasus terpapar B.1.6.7 strain India di Perum Pondok Jagung RT 005, RW 004, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti dalam keterang tertulisnya, Kamis (6/5).

"Ya ada 3 pasien yang positif varian baru B.1.6.7 strain dari India dan B.1.1.7 strain Inggris, satu kasus di Kabupaten Tangerang dan dua kasus di Tangsel," kata Ati seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Ati menjelaskan, kronologi kejadian satu kasus terpapar B.1.1.7 setelah pulang dari Arab Saudi, sedangkan dua kasus tertular B.1.6.1.7 dari anaknya yang sedang tinggal di Jakarta.

"Untuk dua pasien strain B.1.6.1.7 dirawat di rumah sakit Hermina Tangsel. Sedangkan pasien strain B.1.1.7 isolasi khusus dipantau Puskesmas karena bergejala ringan," ungkapnya.

Atas kondisi itu, Ati mengakui, pihaknya telah melakukan tracking kontak erat terhadap pasien.

"Tindakan sudah dilakukan follow tracking pada kontak erat untuk dua strain itu untuk memastikan penularan lebih lanjut dengan pengambilan sampel kontak," pungkas Ati.

Virus B.1.6.7 dan B.1.1.7 adalah mutasi dari virus corona baru (Covid-19) yang kemudian menjadi penyebab tsunami Corona di India.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya