Berita

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana/RMOLLampung

Nusantara

Tak Akan Batasi Pengunjung Perbelanjaan, Walikota Bandarlampung: Yang Penting Patuhi Prokes

SELASA, 04 MEI 2021 | 11:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Maraknya kerumunan masyarakat di pusat perbelanjaan dan pasar di berbagai daerah tak membuat Pemerintah Kota Bandarlampung langsung melakukan pembatasan pengunjung.

Dikatakan Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, yang perlu dilakukan hanya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan (Prokes).

"Agar masyarakat paham tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan, karena itu tadi bunda lihat masyarakat masih kurang full dalam menerapkan protokol kesehatan," tutur Eva Dwiana atau kerap disapa Bunda Eva, Senin (3/5), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Eva menambahkan, masyarakat dipersilakan belanja, tapi tetap gunakan protokol kesehatan. Karena pihaknya tidak mau jika ada klaster baru lagi, yaitu klaster mall, klaster pasar, atau klaster Idul Fitri.

"Kita tidak mau masyarakat yang sehat jadi kena Covid-19. Tapi kalau sama-sama kita pakai protokol kesehatan, insyaAllah kita akan sehat semuanya dan bisa menjalankan aktivitas seperti biasa," jelasnya.

Sementara itu, Jurubicara Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, terus mengimbau masyarakat dari luar Bandarlampung yang ingin berbelanja di Kota Bandarlampung untuk patuh protokol kesehatan.

"Begitu juga dengan pemilik toko serta pengelolaan mal, harus mengingatkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan. Bandarlampung ini adalah kawasan wajib masker, dan kawasan disiplin dengan protokol kesehatan," ucapnya.

Menurutnya, jika tidak butuh baju baru untuk lebaran, maka bisa menggunakan baju lebaran sebelumnya. Kecuali bajunya sudah tidak muat lagi.

"Bukan kita tidak ingin menghidupkan perekonomian, tapi harus disesuaikan dengan kondisi saat ini," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya