Berita

Dari kiri ke kanan: Menhan Prabowo Subianto, Ketua YPPSDP Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun, Direktur Utama PT Priamanaya Energi Raditya Priamanaya Djan, dan Presiden Komisaris PT Priamanaya Energy Djan Faridz. RMOL

Nusantara

Priamanaya Energy Serahkan Bantuan Untuk Keluarga Awak KRI Nanggala-402

SELASA, 04 MEI 2021 | 06:50 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kementerian Pertahanan menerima bantuan dari PT Priamanaya Energy untuk keluarga awak KRI Nanggala-402 yang  mengalami kecelakaan di perairan utara Pulau Bali dua pekan lalu (Rabu, 21/4). Kecelakaan tersebut menewaskan semua awak KRI Nanggala-402 yang berjumlah 53 orang.

Bantuan yang diberikan PT Priamanaya Energy dikelola Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) yang berada di lingkungan Kementerian Pertahanan untuk selanjutnya disalurkan kepada keluarga awak Nanggala-402.

Perjanjian kerjasama antara YPPSDP dan PT Priamanaya Energy tentang Pemberian Santunan dan Bantuan Biaya Pendidikan Putra Putri Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 ditandatangani Ketua YPPSDP Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun dan Direktur Utama PT Priamanaya Energi Raditya Priamanaya Djan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Senin siang (3/5).


Selain Menhan Prabowo Subianto, penandatanganan kerjasama itu juga disaksikan Presiden Komisaris PT Priamanaya Energy, Djan Faridz, Wamenhan Letjen M Herindra, dan sejumlah pejabat lain di lingkungan Kementerian Pertahanan.

“Bagaimanapun pemimpin terpanggil untuk memikirkan kesejahteraan keluarga prajurit, manakala prajurit kita harus berkorban di medan tugas,” ujar Menhan Prabowo Subianto dalam sambutannya.

Tak lupa Prabowo Subianto berterima kasih dan menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh jajaran PT Priamanaya Energy yang telah memperlihatkan kepedulian dan perhatian pada nasib keluarga awak KRI Nanggala-402.

Bantuan yang diserahkan PT Priamanaya Energy berupa santunan untuk masing-masing keluarga awak Nanggala-402 sebesar Rp 50 juta. Bantuan lain berupa biaya melahirkan bagi istri awak Nanggala-402 sebesar Rp 5 juta, juga bantuan biaya pendidikan dan penunjang pendidikan, seperti seragam, sepatu, dan buku, untuk setiap anak yang besarnya disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

PT Priamanaya Energy juga memberikan bantuan beras dan lauk-pauk untuk anak keluarga awak Nanggala-402.

Bantuan yang disalurkan Kementerian Pertahanan ini melengkapi bantuan lain yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo.

Ketika mengunjungi keluarga korban di Sidoarjo, Jawa Timur, pekan lalu (Kamis, 29/4), Presiden Joko Widodo menjanjikan bantuan pengadaan perumahan dan beasiswa pendidikan bagi putra-putri awak Nanggala-402. 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya