Berita

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersilaturahmi ke Kantor Dean Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII)/Ist

Politik

Sowan Ke Dewan Dakwah, PKS Perjuangkan RUU Perlindungan Tokoh Agama

SENIN, 03 MEI 2021 | 19:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama tetap diperjuangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai janji politik pada Pemilu 2019 lalu.

Seperti yang dilakukan hari ini, PKS di bawah kepemimpinan Presiden Ahmad Syaikhu meminta doa dan dukungan dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) untuk tetap istikamah.

"Mohon doa dan dukungannya, saat ini kami sedang memperjuangkan RUU tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Ulama sebagai pewaris para nabi, RUU Larangan Minuman Beralkohol, dan RUU Kewirausaahan Nasional," jelas Syaikhu saat silaturahmi ke DDII, Jakarta Pusat, Senin (3/5).


Syaikhu menyebut DDII memiliki peran besar bagi umat Islam dan bangsa Indonesia. Tokoh utama DDII adalah pendiri bangsa seperti Muhammad Natsir, Mr. Mohammad Roem, Mr. Sjafroedin Prawiranegara, Prof. Dr. HM Rasjidi, Mr. Burhanuddin Harahap, Prawoto Mangkusasmito, dan lainnya.

Warisan dan kontribusi mereka, kata dia, bukan hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga oleh seluruh anak bangsa di Indonesia.

"Bahkan kiprah Mohamad Natsir dengan mosi integralnya mengembalikan NKRI tak bisa dianggap sebelah mata. Maka kita sangat menyayangkan ketika pahlawan besar seperti M. Natsir, bahkan K.H Hasyim Asy’ari tidak ada dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I Kemendikbud. Ini fatal dan ahistoris," kritiknya.

PKS pun siap bersinergi dengan DDII untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Sebab PKS dan DII memiliki banyak kesamaan perjuangan, yakni menyebarluaskan gerakan Islam Rahmatan Lil 'Alamin meski secara gerakan memiliki fokus masing-masing.

"DDII banyak berkiprah di bidang dakwah dan sosial kemasyarakatan. Sementara PKS berjuang di dimensi kebijakan publik negara," tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum DDII, Adian Husaini menilai PKS memiliki visi ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang semakin solid.

“PKS satu-satunya partai Islam yang paling siap memimpin kemenangan di pemilu 2024,” ujar Adian.

Pada silaturahmi tersebut, Ahmad Syaikhu turut didampingi Sekretaris Jenderal, Habib Aboe Bakar Al Habs;  Bendahara Umum, Mahfudz Abdurrahman; Ketua DPP Bid TekIn-LH, Mardani Ali Sera; Ketua DPP Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah, Ali Ahmadi, dan beberapa lainnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya