Berita

PDIP Salatiga bela 7 ASN yang dicopot dari jabatannya/RMOLJateng

Nusantara

Bela 7 ASN Yang Dicopot Dari Jabatannya, PDIP Salatiga Akan Surati Mendagri, Menpan RB, Hingga Gubernur Jateng

SENIN, 03 MEI 2021 | 18:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Fraksi PDI Perjuangan Salatiga memastikan akan mem-back up 7 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dicopot dari jabatannya beberapa waktu lalu.

"PDIP melawan kekuasaan yang zalim. Tidak boleh ada kesewenang-wenangan apalagi mereka-mereka ini bukan 'orang-orang biasa'," kata Ketua Fraksi PDIP Salatiga, M Teddy Sulistio, kepada wartawan di Gedung DPRD Salatiga, Senin (3/5).

Teddy yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Salatiga itu mengaku fraksi yang dipimpinnya tidak perlu berfikir untung rugi ketika mem-back up para pegawai pemerintah yang disebut sebagai ASN perjuangan tersebut.


PDIP merasakan ada ketidakadilan yang diterima ketujuh ASN yang stafkan.

"Kemenangan pasti akan muncul. Fraksi lain diam, PDIP harus hadir. Ini fungsi kita," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara, Wakil Ketua Fraksi PDIP Salatiga HM Kemat menuturkan, PDIP Salatiga akan berkirim surat kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Komisi ASN, BKN Regional I Yogyakarta, ASN yang distafkan, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Siapa pun yang kena sanksi harus bisa mendapatkan haknya untuk mengetahui apa salahnya. Dan dalam hal ini, ketujuh ASN yang disanksi ini tidak melalui tahapan serta tidak jelas apa salahnya tahu-tahu dicopot dan stafkan," ungkap Kemat.

Adapun 7 ASN yang dicopot dari jabatannya adalah Adi Isnanto, Agung Hendratmiko, Yunus Juniadi, Dian Indriasari, Budi Suprihatin Lutfi, dan Joko Prasetyo.

Sedangkan, seorang lagi Joko Widodo mantan pejabat di lingkungan RSUD Salatiga diketahui tidak ikut dalam 'gerbong' yang digandeng PDIP Salatiga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya