Berita

Ilustrasi

Nusantara

Penumpang KRL Jabodetabek Naik 3 Persen, Tertinggi Di Stasiun Depok

SENIN, 03 MEI 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek di seluruh stasiun mencapai 172.852 orang atau bertambah sekitar 3 persen dibanding Senin (26/4) pekan lalu di waktu yang sama, yaitu 166.914 orang pada pukul 9.00 WIB.

Stasiun yang mencatat kenaikan jumlah pengguna antara lain Stasiun Depok Baru 8.180 pengguna, naik 10 persen dibanding pekan lalu di waktu yang sama, Stasiun Bekasi 9.900 pengguna, naik 4 persen.

"Stasiun Sudimara 5.664 pengguna, naik 3 persen. Sementara itu stasiun yang mencatat penurunan jumlah pengguna antara lain Stasiun Cilebut 8.525 pengguna, turun 1 persen," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (3/5).


Meski begitu, untuk situasi di Stasiun Tanah Abang sejak pagi hingga siang ini terlihat normal.

Tidak seperti sehari sebelumnya, situasi Stasiun Tanah Abang ramai oleh para pengguna KRL, dan tidak ada penerapan protokol kesehatan dalam di sana.

Untuk mencegah hal tersebut terulang kembali, PT KAI melakukan kebijakan di mana mulai Senin (3/5) ini pukul 15.00-19.00 WIB Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik dan turun pengguna KRL.

"Hal ini diambil guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 dari adanya kepadatan aktivitas masyarakat di kawasan Tanah Abang," kata Anne.

Dengan adanya kebijakan tersebut, para pengguna KRL yang biasanya naik dan turun di Stasiun Tanah Abang pada waktu tersebut agar dapat menyesuaikan kembali perjalanannya.

Sebagai alternatif, bagi pengguna KRL tujuan Stasiun Rangkasbitung/Parungpanjang/Serpong dapat naik dan turun di Stasiun Palmerah.

Sementara itu bagi pengguna KRL tujuan Stasiun Depok/Bogor/Nambo dan Stasiun Jatinegara dapat memanfaatkan untuk naik dan turun di Stasiun Karet, Stasiun Duri, maupun Stasiun Angke.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya