Berita

Ilustrasi zat kimia/Net

Politik

Marak Jelang Idul Fitri, Masyarakat Diminta Waspada Makanan Mengandung Zat Kimia

SENIN, 03 MEI 2021 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mendekati Hari Raya Idul Fitri, peredaran makanan dan sayuran yang mengandung bahan kimia semakin marak. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak masyarakat mewaspadai hal tersebut.

Makanan dan sayuran berbahan kimia ditemukan saat Operasi Keamanan Pangan di pasar tradisional dan modern di Kebumen, Jawa Tengah. Operasi tersebut mendapatkan ikan teri berformalin yang dipasok dari Jawa Timur dan sayuran kubis dari Magelang yang mengandung pestisida.

"Makanan yang sepertinya menyehatkan ternyata mengandung bahan kimia seperti pengawet mayat atau formalin, sedangkan di sayuran ada pestisidanya. Masyarakat harus waspada karena berbahaya bagi siapa saja yang mengkonsumsi," ujar LaNyalla, Senin (3/5).


Ketua senator asal Jawa Timur ini meminta dinas terkait menelusuri pelaku produksi makanan berformalin itu.

"Mereka perlu dibina dan diawasi sehingga produk yang dihasilkan benar-benar sudah aman ketika sampai ke masyarakat,” imbuhnya.

Pria yang menjabat Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu juga meminta penyuluh lapangan pertanian lebih intensif dalam membimbing para petani dalam penggunaan pupuk kimia.

"Para petani masih butuh pemahaman terkait pemakaian pestisida pada tanaman pangan. Misalnya untuk buah dan sayuran sebaiknya menghindari penyemprotan pestisida seminggu menjelang panen," ujarnya.  

Terakhir, alumnus Universitas Brawijaya Malang ini mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku bersih dan sehat sebelum mengolah dan mengkonsumsi buah dan sayuran. Seperti mencuci sayur dan buah-buahan dengan air mengalir.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya