Berita

Gubernur DKI Jakarta saat pimpin rapat bersama merespons kerumunan Pasar Tanah Abang/RMOLJakarta

Nusantara

Tangani Kerumunan Tanah Abang, Anies: Kita Ingin Perekonomian Berputar Dengan Tertib

SENIN, 03 MEI 2021 | 01:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sampai turun tangan untuk melakukan penertiban. Langkah Anies itu imbas dari kerumunan massa di Pasar Tanah Abang yang terjadi dalam beberapa hari.

Anies bersama dengan TNI dan Polri melakukan pengendalian keramaian di Pasar Tanah Abang. Anies menegaskan, pihaknya akan melakukan pengetatan di semua pasar yang ada di Ibukota.

"Supaya potensi klaster baru Covid-19 bisa diminimalisir," tegas Anies, Minggu (2/5) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJakarta.


Anies menjelaskan untuk melakukan pengendalian dan pengetatan ini, pihaknya mengerahkan 5.000 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP yang akan mengawasi pengunjung di Pasar Tanah Abang.

Pengendalian dan pengetatan ini, kata Anies, dilakukan agar roda perekonomian bisa berputar namun tetap dengan tertib sehingga tidak menimbulkan klaster Covid-19 di kemudian hari.

"Kita ingin perekonomian berputar di pasar dengan tertib," tandasnya.

Anies lantas menyampaikan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat yang berkunjung.

Kepada para pedagang, Anies mengimbau mereka untuk berdagang di gedung yang sudah ditentukan.

Sementara bagi masyarakat yang akan berbelanja, diminta untuk mempertimbangkan pasar lain yang ada di Jakarta.

"Jangan memaksakan ke Tanah Abang jika sudah penuh, atau berbelanjalah di toko-toko daring yang pasti lebih aman," katanya.

Tak hanya pengawasan dan imbauan, Pemprov DKI juga sudah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terkait operasionalnya untuk mengendalikan potensi penyebaran Covid-19 di kawasan Tanah Abang.

Pihak KCI, lanjut Anies, akan melakukan penyesuaian jam operasi dengan mengevaluasi jam kedatangan dan kepulangan pengunjung pasar Tanah Abang.

Mulai Senin (3/5), akan ada perubahan jadwal KCI yang melintas di kawasan Tanah Abang, yaitu wacana aturan baru tidak ada pemberhentian kereta di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.

Sebagai gantinya, Pemprov DKI, kata Anies, akan menyediakan bis pengumpan TransJakarta untuk beroperasi dari Jalan Jatibaru, yang akan mengangkut penumpang ke stasiun terdekat lainnya.

"Ini ikhtiar kita bersama untuk mengurangi potensi kerumunan, mari gerakkan perekonomian di DKI Jakarta dengan cara yang aman untuk semua," pungkas Anies.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya