Berita

Direktur KPN Adib Miftahul/Net

Politik

Poros Islam Cuma Gimik Politik Dan Tidak Efektif

SABTU, 01 MEI 2021 | 22:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul melihat, wacana poros islam hanyalah Gimik politik belaka untuk kepentingan pemilu 2024.

"Saya kira tidak akan efektif, karena dari dulu parpol Islam kerap "masuk angin" di detik-detik akhir pemilu," kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/5).

Menurut Adib, partai-partai yang berasaskan Islam memang dikenal tidak solid, bahkan lebih kental dengan aroma transaksional seperti partai lain yang ideologinya di luar Islam alias partai politik yang ada di Indonesia.


"Makanya saya kira jika ada wacana poros islam, poros tegah segala macam, saya kira hanya gimik politik saja untuk menarik simpatisan massa Islam yang jumlahnya cukup menjanjikan," ungkapnya.

Massa atau simpatisan Islam ini, kata Adib ibarat anak ayam kehilangan induk, lantaran hingga saat ini tidak ada sosok yang bisa mengambil dan merepresntasika mereka.

"Makanya saya yakin poros Islam tidak akan kuat, karena yang akan laku itu adalah bagaimana partai modern, non elitis egaliter, itu yang akan dipilih oleh rakyat," pungkas Adib.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya