Berita

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid/RMOL

Politik

Komitmen Dukung Ekonomi Digital, DPR RI Akan Percepat Pembahasan UU PDP

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 19:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPR RI tegaskan komitmen untuk mendukung terciptanya ekonomi digital yang baik dan aman dengan mempercepat pembahasan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP).

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan, UU PDP kedepannya diperlukan oleh para pengguna ruang digital khususnya dalam kegiatan dagang daring.

Pesan itu disampaikan Meutya Hafid saat menjadi keynote speaker dalam acara webinar "Ngobrol Bareng Legislator: Content Creator Kreativitas dan Inovasi di Era Digital", Kamis (29/4).


Selain Meutya Hafid, para pembicara yang hadir dalam acara itu, tenaga ahli Menkominfo, Devie Rahmawati dan content creator, Mael Lee.

Menurut Meutya, selama pandemi Covid-19, industri digital berkembang pesat, khususnya digital startup dengan sejumlah produk kreatif di dalamnya.

"Hingga kini, tercatat ada sebanyak delapan juta usaha ekonomi kreatif di Indonesia," ujar Meutya.

Politisi Partai Golkar itu juga menyampaikan, bahwa DPR juga mendorong mitra kerjanya dalam hal ini Kemenkominfo untuk terus mengembangkan dan memadukan ekonomi kreatif dan digital melalui kebijakan seperti UU 11/2020 tentang Cipta Kerja dengan turunannya PP 7/2021 tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Dalam webinar yang dihadiri mahasiswa dan pelajar yang sebagian besar dari wilayah Sumatera Utara itu, Meutya menyebutkan, content creator menjadi ajang bagi generasi muda untuk berkreagifitas di era digital.

"Apalagi angka pengguna aktif media sosial di Indonesia saat ini tumbuh sebesar 10 juta atau 6,3 persen dibandingkan pada Januari 2020," terangnya.

Sementara itu, tenaga ahli Menkominfo, Devie Rahmawati mengungkapkan bahwa Kominfo bersama Siberkreasi membuat modul literasi digital sebagai panduan untuk pegiat literasi digital sebagai bahan ajar bagi pengguna media digital.

Adapun modul literasi digital mencakup beberapa hal diantaranya, cakap bermedia digital, budaya bermedia digital, etis bermedia digital dan aman bermedia digital.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya