Berita

Jajaran PKS menyambangi kantor DPP Partai Nasdem di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Pertemuan Berlangsung Cair Dengan Pantun, PKS Dan Nasdem Sepakat Jalin Komunikasi Yang Konstruktif

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 18:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera terus melanjutkan kegiatan safari Ramadhan. Kali ini, PKS menyambangi kantor DPP Partai Nasdem di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (30/4).

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate menyampaikan, dalam pertemuan tersebut PKS dan Nasdem tampak cair untuk membahas dan menyepakati sejumlah hal seputar dinamika politik nasional.

“Kita Nasdem dan PKS menyepakati dari pengalaman dan sejarah politik riwayat kontestasi demokrasi yang panjang di Indonesia, agar dampak-dampak negatif seperti polarisasi dan pembelahan masyarakat pada saat kontestasi demokrasi tidak terulang,” ucap Johnny di lokasi.


Johnny yang juga Menteri Komunikasi dan Informasi itu menambahkan, PKS dan Nasdem sepakat untuk mengusung demokrasi yang baik dalam setiap pemilihan umum dengan cara membangun komunikasi yang konstruktif.

“Baik itu pemilihan kepala daerah pemilihan presiden bahkan pemilihan legislatif harus bisa kita ini dengan membangun komunikasi-komunikasi yang konstruktif,” katanya.

Lanjutnya, PKS dan Nasdem juga menyepakati adanya komunikasi politik yang dinamis dalam menyelesaikan masalah bangsa.

“Sehingga dengan demikian diharapkan bersama-sama bahwa komunikasi yang cair dan dinamis akan memudahkan kita sebagai bangsa menyelesaikan masalah-masalah yang sekalipun,” terangnya.

Johnny mengatakan, bahwa beberapa pokok pembicaraan yang disampaikan dalam pertemuan internal tertutup itu berlangsung cukup cair.

“Kebetulan dua sekjennya saling bertukar pantun, maka pertemuan tadi disemarakkan dengan pantun ria, dengan tetap mengedepankan pokok-pokok pikiran yang segar,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya