Berita

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI Nadiem Anwar Makarim/Net

Politik

Nadiem Sudah Dilantik, Kemendikbud Ristek Harus Pacu Penelitian Dan Pengembangan Teknologi

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 00:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nadiem Anwar Makarim dipercaya sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) yang peleburannya baru disetujuai. Sebelumnya, kementerian ini ada dua, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Terlepas dari pro kontra yang terjadi di masyarakat, peleburan dua kementerian ini diharapkan merupakan kebijakan yang tepat dan strategis dalam memajukan pembangunan riset, ilmu pengetahuan, dan teknologi di Indonesia yang memang saat ini belum terlalu menggeliat.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, salah satu pekerjaan penting yang harus segera dilakukan Mendikbud Ristek terutama dalam bidang penelitian, riset dan pengembangan teknologi adalah melakukan reorientasi pembangunan iptek ke depan yaitu dengan menjadikan setiap denyut aktivitas iptek dan negeri ini berorientasi kepada kebutuhan nyata rakyat dan potensi bangsa.


Riset Indonesia tidak bisa lagi didasarkan hanya atas keingintahuan peneliti tetapi didasarkan atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat sekaligus melihat kebutuhan pasar.

Artinya, lembaga penelitian terutama yang berada di bawah koordinasi Mendikbud Ristek harus segera menghasilkan berbagai produk yang berguna bagi masyarakat dan dunia usaha.

"Jika dalam beberapa tahun ke depan gebrakan seperti ini lahir, maka peleburan kedua kementerian ini adalah kebijakan yang tepat. Untuk itu yang sangat perlu segera dilakukan adalah memformulasikan berbagai kebijakan dan regulasi agar pembangunan iptek terintegrasi dalam satu sistem pembangunan ekonomi bangsa atau tidak bisa lagi dilakukan secara parsial," ujar Fahira Idris, Kamis (29/4).

Menurutnya, salah satu pilar penting dalam upaya reorientasi pembangunan iptek adalah mahasiswa. Dalam pembangunan riset dan iptek saat ini dan ke depan mahasiswa harus dipandang sebagai sumberdaya kreatif yang setiap tahun terbarukan atau sumber daya potensial yang akan terus lahir.

Di banyak negara sangat sering ditemui berbagai riset dan inovasi yang berawal dari berbagai tugas mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan kampus dan dosen, ide dan gagasan segar dari mahasiswa yang sering sekali berangkat dari kebutuhan masyarakat dan dunia usaha banyak dilirik sehingga mendapatkan hibah riset baik dari investor, dunia usaha maupun pemerintah.

Fahira Idris yakin banyak mahasiswa cerdas di Indonesia dan mereka harus dilibatkan dalam pembangunan riset dan iptek di negeri ini. Artinya kementerian yang baru ini harus mempunyai sistem dan mekanisme untuk "memanen" ide-ide kreatif dari mahasiswa di seluruh Indonesia sehingga kampus benar-benar menjadi wadah pengembangan iptek yang bersifat eksploratif.

"Ke depan perguruan tinggi di Indonesia harus menjadi salah satu sumber gagasan utama inovasi bagi industri," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya