Berita

Tim dinas psikologi TNI AL saat mendampingi keluarga ABK KRI Nanggala-402/Net

Nusantara

Dampingi Keluarga KRI Nanggala-402, TNI AL Tugaskan Dinas Psikologi Angkatan Laut

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 12:53 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

TNI Angkatan Laut (TNI AL) menunjuk Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) sebagai tim pendamping keluarga KRI Nanggala-402 yang on eternal patrol  di perairan utara Bali.

KRI Nanggala-402 tenggelam di kedalaman 838 meter dan menyebabkan gugurnya 53 ABK dalam kapal selam buatan Jerman itu.

Kondisi ini dapat membuat permasalahan psikologis bagi keluarga terutama anak-anak yang masih kecil sehingga membutuhkan pendamping.


Tujuannya, untuk meminimalisir hal-hal yang dapat terjadi secara psikologis.

Dispsial telah membentuk 14 Tim pendampingan psikologi keluarga ABK KRI Nanggala-402 dibawah Koordinator Kasubdis Psiops Kolonel Laut (KH) Bachrul Ulum.

Setiap tim pendamping terdiri dari 1 psikolog dan 1 asisten sarjana psikologi.

Selain itu juga telah didirikan Posko Crisis Center bertempat di Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II.

Menurut Kadispsial Laksma TNI Wiwin D.Handayani bahwa tim psikologi yang sudah dibentuk telah bekerja mendampingi para keluaraga korban.

Tim pendamping keluarga ini, selain bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga, tim juga bekerja untuk mendata permasalahan-permasalahan keluarga yang timbul dan memberikan solusinya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya