Berita

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto./Dok

Politik

Sampaikan Belasungkawa, Ketum Golkar Ajak Masyarakat Doakan Awak KRI Nanggala-402

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 18:16 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Partai Golkar mengucapkan belasungkawa dan duka mendalam atas musibah yang terjadi pada KRI Nanggala-402. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto Airlangga meminta masyarakat mendoakan seluruh awak kapal yang dinyatakan tenggelam bersama kapal selam milik TNI Angkatan Laut itu di utara Pulau Bali itu.

“Kami seluruh kader Partai Golkar mengucapkan belasungkawa dan duka mendalam atas peristiwa ini. Partai Golkar mendoakan dan mendorong pemerintah agar terus berupaya menemukan Nanggala-402,” tutur Airlangga, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (25/4).

Airlangga berharap kepada pemerintah dan pihak terkait tetap tidak menyerah serta terus berupaya untuk menemukan kapal buatan Howaldt Deutsche Werke (HDW), Kiel, Jerman ini. Meski bukti-bukti tenggelamnya kapal sudah ditemukan, Airlangga berharap agar pihak keluarga dari awak kapal tetap bersabar menunggu kepastian kondisi prajurit yang bertugas di dalam kapal.


“Bertepatan dengan momen bulan Ramadhan, diharapkan kader Partai Golkar di seluruh Indonesia mendoakan untuk para awak dan prajurit yang ada di dalam KRI Nangggala-402,” ujar Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI ini juga meminta kader Golkar yang memiliki kemampuan dan jejaring agar ikut membantu pihak terkait dalam misi pencarian KRI Nanggala-402.

“Kita dukung upaya yang sedang dan akan terus dilakukan pemerintah untuk menemukan KRI Nanggala-402. Pemerintah senantiasa berdoa yang terbaik untuk seluruh prajurit yang bertugas,” ujar Airlangga.

Berdasarkan keterangan pihak TNI, stok oksigen (live support) yang tersedia di KRI Nanggala-402 telah mencapai batas akhir selama 72 jam pada Sabtu (24/4) dini hari. Kapal selam yang membawa 53 orang awak ini diperkirakan berada di kedalaman 850 meter di perairan Bali.

TNI juga sudah menemukan sejumlah bukti tenggelamnya Nanggala-402. Bukti itu berupa tumpahan minyak, serpihan yang ada dalam kapal seperti botol pelumas untuk periscope, tabung torpedo, serta pembungkus pipa pendingin. TNI dan pihak terkait hingga Minggu (25/4) masih berupaya mencari keberadaan Nanggala-402. Presiden Joko Widodo juga sudah meminta agar TNI mengerahkan seluruh kemampuan untuk mencari kapal tersebut.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya