Berita

KRI Nanggala-402/Repro

Publika

Kesatria KRI Nanggala-402, Kami Masih Menunggu Kalian

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 17:26 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

PEKAN ini menjadi pekan duka nasional di tanah air tercinta Indonesia.

Semua lapisan masyarakat tersedot emosi dan tercurah perhatiannya mengikuti perkembangan tenggelamnya kapal KRI Nanggala-402.

Kapal ini telah dinyatakan tenggelam.


Dan telah dinyatakan On Eternal Patrol atau berpatroli untuk selamanya, alias tidak akan kembali.

KRI Nanggala pun diduga berada di kedalaman 850 meter di bawah permukaan laut dalam keadaan retak dan hancur.

Tapi masyarakat Indonesia belum bisa menerima kenyataan bahwa seluruh awak kapal yang berjumlah 53 orang telah meninggal dunia akibat tragedi ini.

Barangkali ada keajaiban Tuhan ...

Barangkali ada mukjizat Tuhan ...

Seperti yang terjadi saat berlangsungnya Misa Ekaristi di Gereja Maria Yohanes Vianney atau Gereja Katolik Paroki Cilangkap pada Minggu pagi (25/4).

Misa Ekaristi tersebut dipimpin oleh 4 pastor, diantaranya adalah Romo Rochadi, Pr.

Saat mendoakan agar arwah seluruh penumpang KRI Nanggala-402 diterima di surga.

Romo Rochadi menambahkan doa dan harapannya, "Tetapi jika masih ada yang bisa bisa diselamatkan, semoga mereka dapat segera diselamatkan".

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono telah mengatakan bahwa persediaan oksigen di KRI Nanggala-402 hanya sampai Sabtu (24/4) jam 3 dinihari.

Berarti kini, selain kapal telah dinyatakan retak dan tenggelam, lalu persediaan oksigenpun sudah tak ada samasekali, kemudian mereka diperkirakan berada di kedalaman 850 meter di bawah permukaan laut.

Maafkan kami ya Tuhan, jika hati kami sebagai rakyat Indonesia masih tetap berharap bahwa kesatria kesatria kami di KRI Nanggala 402 masih hidup atau bisa bertahan hidup sampai saat ini.

Walau kalian telah dinyatakan On Eternal Patrol atau berpatroli untuk selamanya alias tidak akan pernah kembali, kami tetap menunggu kalian.

KRI Nanggala-402, kami masih menunggu kalian.

Kami menunggu kalian di daratan, muncullah.

Airmata kami mengalir deras menantikan kalian.

Terimakasih selama 42 tahun sudah menjaga Indonesia dalam senyap di lautan.

Hormat kami untuk kalian, Pahlawan Bangsa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya