Berita

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd Austin/Net

Dunia

Ikut Berduka, Menhan AS Kirim Doa Untuk 53 Awak KRI Nanggala-402 Yang Tenggelam

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 17:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin menyampaikan duka citanya atas insiden kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam.

Lewat cuitan di akun Twitter-nya pada Minggu (25/4), Austin menyampaikan dukanya kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, keluarga korban, dan militer Indonesia.

"Saya sangat sedih mendengar kematian tragis 53 pelaut Indonesia di kapal KRI Nanggala-402," cuit Austin.


"Pikiran dan doa saya pagi ini bersama Menteri Pertahanan Prabowo, keluarga para pelaut, dan semua orang di militer Indonesia yang menghadapi tragedi ini," sambung dia.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon sendiri telah mengerahkan bantuannya kepada TNI untuk proses pencarian.

Dalam sebuah pernyataan tertulis Pentagon, Austin mengatakan telah berbicara dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Jumat (23/4).

"Keduanya mendiskusikan pengerahan pesawat P-8 Poseidon untuk bantuan pencarian," ujar Pentagon.

"Sekretaris Austin menawarkan memberikan bantuan tambahan, seperti pencarian aset di bawah laut untuk upaya (pencarian),"  tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Austin dan bantuan dari AS. Ia juga mengapresiasi persahabatan antara kedua  negara.

KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam di perairan laut utara Bali pada Sabtu (24/4).

Sebelumnya, kapal selam buatan Jerman itu hilang kontak selama latihan militer pada Rabu (22/4). KRI Nanggala-402 diketahui membawa 53 awak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya