Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kian Canggih, China Akan Bangun Sistem Pertahanan Luar Angkasa

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 09:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China akan membangun sistem pertahanan luar angkasa untuk melawan asteroid yang berada di dekat Bumi.

Hal itu diungkap oleh Kepala Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA), Zhang Kejian ketika memberikan pidato pada perayaan Hari Luar Angkasa China di Nanjing, Provinsi Jiangsu pada Sabtu (24/4).

Kendati begitu, seperti dikutip Reuters, Zhang tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait rencana tersebut.


Dalam beberapa tahun terakhir, China berupaya menggapai ambisinya untuk mengeksplorasi ruang angkasa.

Bahkan China bertujuan untuk menetapkan

program yang mengoperasikan ribuan penerbangan

luar angkasa setahun dan membawa puluhan ribu

ton kargo dan penumpang pada tahun 2045.

China juga mendorong misi di mana satu pesawat luar angkasa akan mendarat di asteroid dekat Bumi untuk mengumpulkan sampel, terbang kembali ke Bumi untuk melepaskan kapsul yang berisi sampel, dan kemudian mengorbit komet lain.

Menurut akademisi di Chinese Academy of Sciences, Ye Peijian, misi tersebut bisa memakan waktu satu dekade untuk diselesaikan.

Selain itu, pada bulan lalu, China dan Rusia telah menandatangani nota kesepahaman untuk mendirikan stasiun penelitian bulan internasional.

Tahun lalu, Badan Antariksa Eropa menandatangani kesepakatan senilai 129 juta euro untuk membangun pesawat ruang angkasa yang merupakan proyek bersama dengan NASA yang meneliti cara membelokkan asteroid menuju Bumi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya