Berita

Otoritas Kementerian Kesehatan membersihkan Sekolah Internasional Kanada di Koh Pech, Kamboja untuk menghindari penularan Covid-19/Net

Dunia

Tahan Laju Penyebaran Covid-19, Kamboja Tutup Seluruh Pasar Di Ibu Kota Phnom Penh Selama Dua Pekan

SABTU, 24 APRIL 2021 | 16:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kamboja terus mengerahkan segala daya untuk menahan laju penyebaran pandemik virus corona, salah satunya dengan menutup sejumlah pasar di seluruh ibu kota Phnom Penh selama 14 hari ke depan.

Arahan mendadak yang sebenarnya terlambat ini diumumkan pada Jumat (23/4) malam waktu serempat, tujuannya untuk mengekang sumber infeksi di komunitas besar. Pasar-pasar yang ditutup tidak terbatas pada yang dikelola negara saja.

Bersamaan dengan dikeluarkannya keputusan tersebut, otoritas kesehatan juga mewajibkan seluruh vendor dan penjaga keamanan di pasar yang telah beroperasi sejak 14 April untuk datang ke lokasi pengujian terdekat untuk diambil sampelnya untuk diuji untuk virus corona. Setelah itu, mereka harus mengarantina diri selama 14 hari lagi, seperti dikutip dari Khmer Times, Sabtu (24/4).


Pihak berwenang di semua 14 distrik di Phnom Penh bertanggung jawab atas tugas ini, sementara orang-orang yang melanggar perintah akan menghadapi tindakan hukum.

Hingga saat ini Kamboja telah mencatatkan total 8.848 kasus, dengan kasus aktif 5.634 serta 61 kematian.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya