Berita

Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan Presiden Joko Widodo/Net

Dunia

Jokowi Dorong Penyelesaian Perundingan Batas ZEE Dengan Vietnam

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 22:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh di Istana Bogor pada Jumat (23/4).

Kunjungan Pham Minh Chinh sendiri bertujuan untuk menghadiri ASEAN Leaders Meeting (ALM) terkait situasi Myanmar di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Sabtu (24/4).

Dalam pertemuan bilateral, Jokowi mendorong dipercepatnya perundingan perbatasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) kedua negara.


Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, perundingan tersebut telah berlangsung selama 11 tahun dan belum mencapai penyelesaian.

"Presiden menyarankan agar tim teknis kedua negara dapat segera berunding kembali dan menyelesaikan negosiasi," ujar Retno dalam keterangan persnya seusai pertemuan.

Retno menyebut, Jokowi menekankan pentingnya penyelesaian perundingan tersebut untuk memberikan kejelasan mengenai wilayah ZEE masing-masing, sehingga dapat mengurangi insiden kapal-kapal nelayan.

"Serta menekankan pentingnya klaim ZEE batas negara harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional, yaitu UNCLOS 1982," tambah dia.

Selain membahas perundingan perbatasan, Jokowi juga mendorong agar Vietnam dan Indonesia dapat memperkuat kerja sama kesehatan dan ekonomi untuk sama-sama keluar dari pandemi Covid-19.

Jokowi juga terlebih dulu menyampaikan ucapan selamatnya kepada Pham Minh Chinh yang baru saja dilantik sebagai Perdana Menteri Vietnam pada 5 April lalu.

Vietnam sendiri merupakan sahabat dan mitra strategis Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya