Berita

Wakil Ketua Anshor DKI, M. Ainul Yakin Simatupang/RMOL

Politik

Terkait Pembatalan Witjaksono Ketua SNNU, Kader Anshor Nilai Keputusan PBNU Bijak

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 17:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keputusan pembatalan Witjaksono sebagai Ketua Serikat Neyalan Nahdlatul Ulama oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mendapatkan respons positif dari PW Anshor DKI Jakarta.

Wakil Ketua Ansor DKI Jakarta, M. Ainul Yakin Simatupang mengatakan apa pembatalan itu merupakan bukti bahwa PBNU sangat bijak.

Kata Yakin, seharusnya setelah Witjak mendapatkan tugas sebagai ketua SNNU pada tahun lalu, yang dilakukan adalah menyusun struktur yang terkait dengan kebutuhan organisasi.


"Keputusan PBNU sangat bijak. Sebuah badan baru harus dibentuk dulu timnya, untuk menyusun struktur yg terkait dengan kebutuhan organisasi," demikian kata Yakin saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/4).

Menurut mantan Ketua PB PMII periode 2014-2017 itu, pernyataan Witjaksono yang mengatakan mendapatkan restu PBNU untuk jadi tokoh nasional tidak sesuai denga apa yang selama ini diajarkan kiai di NU.

Kata Yakin, imbasnya, pria yang dikenal sebagai pengusaha itu terkesan kurang memahami adat istiadat di NU.

"Witjaksono offside. Ini membuktikan dia orang baru di lingkungan NU sehingga kurang memahami adat istiadat di NU. Kader NU itu selalu diajarkan tawadhu', rendah diri," tambah Yakin.

Pengurus Besar Nahdalatul Ulama (PBNU) membatalkan Surat Keputusan yang menetapkan Witjaksono sebagai Ketua Serikat Nelayan Nahdalatul Ulama (SNNU).

Surat Keputusan pembatalan Witjaksono sebagai Ketua SNNU telah ditetapkan sejak 25 Maret 2021 lalu.

"Mencabut, menyatakan batal demi hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum SK PBNU nomor 523/A.II.04.d.06.2020 tentang pengesahan pimpinan pusat SNNU masa khidmat 2020-2020," demikian salah satu ketetapan SK PBNU itu.

Berdasarkan SK pembatalan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, PBNU kemudian menunjuk 9 orang sebagai tim kerja pembentukan kepengurusan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama.

Tim kerja pembentukan Kepengurusan SNNU diketuai oleh Ketua PBNU bidang Ekonomi Umarsyah. Selain itu 8 anggota lainnya, Robikin Emhas, Aizzudin Abdurrahman, Andi Najmi Fuadi, Isfhah Abidal Aziz, Ulil Hadrawi, Witjaksono, Asep Irfan Muahid dan Achdianto Ilyas Pangestu.

Witjaksono usai dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Negara menjadi sorotan publik, khususnya kader NU.

Wakil Ketua Ansor DKI Jakarta, M. Ainul Yakin Simatupang mengatakan banyak aktivis muda NU tidak mengenal siapa Witjaksono.

Ketua PP GP Ansor Luqman Hakim bahkan mengaku selama bergaul di NU ia tidak pernah mengenal siapa Witjaksono.

Ia baru mendengar sosok Witjak setelah awak media mengkonfirmasi pada dirinya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya