Berita

H.O.S Tjokroaminoto./Repro

Politik

Kelompok Pemuda Peringati Haul ke-87 Tjokroaminoto

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 17:15 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pengagum HOS Tjokrominoto di seluruh Indonesia, dalam minggu ini memperingati haul tokoh pergerakan nasional itu. Tjokro wafat bertepatan dengan tanggal ke-10 di bulan Ramadan, 87 tahun yang lalu. Pergerakan Tjokro Muda, sebuah organisasi kaum milenial pewaris Tjokroaminoto, menyelenggarakan haul itu di Bekasi, kemarin (23/04).

Tjokro memang pantas dikenang. Pemikirannya pantas dirayakan. Tokoh pendiri bangsa itu merupakan guru dari tiga ‘pendekar’ pendiri republik: Semaun, Soekarno dan Kartosuwiryo. Semangat perlawanan Tjokro terhadap kolonialisme dinilai masih relevan untuk diaktualisasikan kaum milenial di era milenium ini.

“Pak Tjokro adalah figur pemimpin yang rela melepaskan gelar kebangsawanan demi merasakan denyut nadi rakyat kecil dengan bekerja sebagai buruh panggul di pelabuhan Semarang,” kata Azwar Muhammad, Koordinator Pergerakan Tjokro Muda, yang menjadi sohibul bait haul.


Wakil Ketua Umum DPP PRIMA (Partai Rakyat Adil Makmur) Maruf Asli Bakti yang ikiut hadir dalam acara itu mengatakan, perkembangan pemikiran murid-murid Tjokro yang mengarah pada jalan ideologi yang berbeda-beda membuktikan bahwa kemajemukan kultur dan karakter politik sudah bersemayam lama di tengah masyarakat Indonesia.

“Tjokro mampu menyerap berbagai energi politik yang tertanam di tengah masyarakat dengan sintesa pemikiran yang bermuara pada sosialisme Islam yang nasionalis,” ujar Maruf.

Gus Atiq, pengagum Tjokro lainnya, menegaskan bahwa pelestarian pemikiran Tjokro merupakan sumbangsih untuk menjaga persatuan Indonesia. Pemikiran-pemikiran kritis Tjokro juga dapat dijadikan pedoman dalam menjawab tantangan perubahan zaman.

“Seperti juga Tjokro, kaum milenial perlu membuat gerakan nasional politik yang memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan guna menggairahkan politik kita saat ini,” tegas aktivis Simpul Indonesia itu.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya