Berita

Presiden Joko Widodo, dalam jumpa pers virtual terkait hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 22 April/Repro

Politik

Janji Jokowi Kepada Keluarga Awak KRI Nanggala-402: Pemerintah Akan Mengupayakan Yang Terbaik

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 22:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tragedi hilang kontak Kapal Selam KRI Nanggala-402 akan diupayakan semaksimal mungkin oleh pemerintah.

Itulah janji Presiden Joko Widodo, dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (22/4).

"Kepada keluarga awak kapal saya memahami betul perasaan bapak/ibu semuanya saat ini. Tapi sekali lagi, pemerintah akan mengupayakan yang terbaik," ujar Jokowi.


Upaya-upaya yang akn dilakukan pemerintah, dipaparkan Jokowi, adalah dengan memaksimalkan proses pencarian KRI Nanggala-402 disekitar Perairan Bali Utara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun mengaku sudah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Haditjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, hingga Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Henri Alfiandi, untuk memaksimalkan cara dan penggunaan alat pencarian.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu berdoa agar proses pencarian bisa dimudahkan dan para awak kapal bisa selamat.

"Terkahir, saya mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini dilancarkan, diberikan kemudahan untuk menemukan kembali KRI Nanggala-402, dan seluruh awaknya dalam keadaan selamat," demikian Joko Widodo.

Kekinian, TNI AL yang terlibat dalam upaya pencarian KRI Nanggala-402 ini menemukan daya magnet yang cukup tinggi di kedalaman 100 meter di atas permukaan laut Perairan Bali Utara.

Dugaan sementara kapal yang mengangkut 53 ABK itu berada di palung laut dengan kedalaman sekitar 700 meter dari permukaan laut.  

Namun hingga saat ini upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan oleh TNI AL dengan menggunakan sejumlah alutsista.

Alutsista milik TNI AL yang dikerahkan antara lain KRI Raden Eddy Martadinata, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Diponegoro, KRI Rigel, KRI Spica, dan KRI Pulau Rengat.

Selain itu proses pencarian juga mendapat bantuan angkatan laut Singapura dan Australia.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya