Berita

Boao Forum for Asia (BFA) 2021 dengan tema "A World in Change: Join Hands to Strengthen Global Governance and Advance Belt and Road Cooperation"/Ist

Dunia

Bangkit Bersama Dari Pandemi, Indonesia Dorong Kerja Sama Kesehatan Dan Ekonomi

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 20:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia ikut berpartisipasi dalam Boao Forum for Asia (BFA) Annual Conference (AC) 2021.

Dengan tema "A World in Change: Join Hands to Strengthen Global Governance and Advance Belt and Road Cooperation", BFA 2021 digelar di Kota Boao, Provinsi Hainan, China dari 18 hingga 21 April 2021.

Konferensi dihadiri oleh lebih dari 3.000 peserta secara  hybrid, dari sekitar 60 negara terdiri dari berbagai kalangan, seperti akademisi, pejabat pemerintah, pengusaha, dan jurnalis.


Sebanyak 15 kepala pegara dan pemerintahan, termasuk Presiden China Xi Jinping dan Presiden RI Joko Widodo turut memberikan pidatonya melalui tayangan video.

Dalam pidatonya, Xi menyampaikan pentingnya mendorong multilateralisme, keterbukaan, inovasi, solidaritas, dan penguatan tata kelola dunia untuk menciptakan masa depan bersama.

Xi juga mendorong kerja sama global dalam ekonomi dunia yang terbuka untuk bangkit dari pandemi, antara lain dengan memanfaatkan kerja sama dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI), khususnya untuk sektor kesehatan, membangun konektivitas, dan pembangunan hijau.

Sementara itu, Jokowi menyampaikan perlunya mendorong peningkatan upaya kerja sama kesehatan termasuk dalam pengembangan early warning system, meningkatkan mutu tenaga medis, dan mendukung kesetaraan vaksin bagi semua negara.

Lewat keterangan tertulis KBRI Beijing yang diterima redaksi, Jokowi juga menekankan pentingnya upaya percepatan pemulihan ekonomi yang memprioritaskan ekonomi terbuka dan investasi di bidang-bidang infrastruktur, pengembangan SDM, serta pengembangan ekonomi digital dan pembangunan hijau.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya menciptakan stabilitas dan keamanan, serta terus mengembangkan kerja sama dunia dalam sebuah collective global leadership.

Upacara pembukaan konferensi dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden China Wang Qishan, Chairman BFA Ban Ki Moon, Presiden Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Dirjen World Intellectual Property Organization (WIPO), Presiden New Development Bank (NDB), Sekjen Shanghai Cooperation Organizaton (SCO), UN Undersecretary-general Liu Zenmin, perwakilan diplomatik, kalangan pengusaha, akademisi, hingga pejabat kementerian dan lemaga di China.

Delegasi RI juga berpartisipasi aktif dalam beberapa sub-forum yang diselenggarakan selama konferensi.

Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun, menjadi panelis pada sub-forum bertema “The 21st Century Maritime Silk Road Islands Economic Cooperation Forum”.

Djauhari bersama Gubernur Bali Wayan Koster, yang hadir secara virtual, menjadi pembicara dalam sub-forum bertema “ASEAN-China Governors and Mayors’ Dalogue”.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menjadi panelis secara daring dalam sub-forum bertema “Accelerate Infrastructure Connection to Unleash Development Potentials".

Sedangkan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono, juga menjadi panelis secara daring dalam sub-forum bertema “Joint-Construction of the Health Silk Road".

Melalui tema yang diusung tahun ini, BFA 2021 menghasilkan perspektif dan saran langkah konkrit Asia untuk berkontribusi dalam tata kelola dunia dan mencapai pembangunan bersama yang saling menguntungkan.

Selain itu, BFA juga mempertegas komitmennya untuk membantu membangkitkan perekonomian negara-negara di dunia khususnya di Asia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

BFA dibentuk pada bulan Februari 2001 atas prakarsa bersama 29 negara Asia Pasifik termasuk Indonesia. BFA menjadi platform dialog tingkat tinggi untuk membangun konsensus global dan mempromosikan pembangunan bersama. Indonesia selama ini aktif dalam berbagai kegiatan BFA.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya