Berita

Laos memberlakukan lockdown untuk ibukota Vientiane/Net

Dunia

Tertular Covid-19 Dari Thailand, Laos Lockdown Ibukota

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 17:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Laos merespons lonjakan kasus Covid-19 dengan memberlakukan lockdown di ibukota Vientiane.

Perdana Menteri Phankham Viphavanh telah menandatangani perintah lockdown di ibukota. Sehingga penduduk Vientiane dilarang meninggalkan rumah, kecuali unruk belanja makanan, kunjungan ke rumah sakit, dan perjalanan esensial lainnya.

Mereka juga dilarang meninggalkan kota, sementara orang luar harus mendapatkan izin untuk masuk. Aturan ini diberlakukan hingga 5  Mei, seperti dikutip AP.


Selain itu, kantor berita negara KPL juga melaporkan, pemerintah telah menutup perbatasan internasionalnya, kecuai untuk truk yang membawa barang.

KPL juga melaporkan, Kementerian Luar Negeri telah diinstruksikan untuk membantu memfasilitasi keluarnya WNA yang ingin kembali ke negara asalnya.

Lockdown dan penutupan perbatasan sendiri dilakukan setelah Laos mencatat adanya kasus impor dari Thailand.

Pada Rabu (21/4), Laos mengonfirmasi 28 kasus Covid-19, sehingga total secara nasional menjadi 88.

Dari 28 kasus baru, sebanyak 26 di antaranya diketahui telah melakukan kontak dengan seorang mahasiswa di Universitas Nasional Laos yang tertular dari seorang pria Thailand.

Sedangkan dua kasus lainnya adalah pekerja yang telah kembali dari Thailand ke provinsi selatan Champassak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya