Berita

Kebakaran terjadi di lokasi ledakan di Quetta, provinsi Balochistan barat daya Pakistan, 21 April 2021. Bom meledak di dalam area parkir Hotel Serena di provinsi Balochistan/Net

Dunia

Kedubes China Di Pakistan Pastikan Seluruh Stafnya Aman Dari Serangan Bom Rabu Malam

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Besar China di Pakistan memastikan bahwa seluruh stafnya selamat dalam serangan bom di senuah hotel di Pakistan pada Rabu (21/4) malam waktu setempat.

Sedikitnya empat orang tewas 12 lainnya luka-luka dalam ledakan bom di tempat parkir sebuah hotel Serena, sebuah hotel mewah di kota Quetta, Barat Daya Pakistan

"Bom itu meledak beberapa menit sebelum personel China itu kembali ke hotel di Quetta," kata kedutaan kepada media Global Times, Kamis (22/4).


Menurut laporan, Duta Besar China untuk Pakistan Nong Rong dan diplomat China lainnya menginap di hotel pada hari ledakan, kata Menteri Dalam Negeri Pakistan Sheikh Rashid Ahmad. Namun, personel Tiongkok tidak berada di hotel saat ledakan terjadi.

Polisi setempat mengatakan, penyelidikan awal mengungkapkan bahwa alat peledak itu ditanam di dalam mobil yang diparkir di area parkir hotel. Ledakan itu dilaporkan menargetkan kendaraan yang membawa seorang perwira polisi senior.

Tak lama setelah kejadian, kelompok Taliban Pakistan mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.  

"Itu adalah serangan bunuh diri di mana pembom bunuh diri kami menggunakan mobilnya yang berisi bahan peledak di hotel," tulis seorang juru bicara kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dalam pesan teks kepada seorang wartawan Reuters.

Provinsi ini adalah rumah bagi pelabuhan laut dalam Gwadar yang baru diperluas yang merupakan kunci Koridor Ekonomi China-Pakistan.  

Duta Besar China Nong Rong pada hari sebelumnya bertemu dengan Kepala Menteri provinsi Jam Kamal di kota itu, menurut tweet dari juru bicara pemerintah provinsi, Liaquat Shahwani.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya