Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat kunjungan kerja ke Provinsi Riau beberapa waktu lalu/Net

Politik

Pembangunan Desa Harus Berbasis Data, Bukan Atas Kemauan

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 15:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemutakhiran data desa yang dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PTT), mendapat dukungan dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Agar lebih maksimal, LaNyalla berharap pemerintah melakukan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas SDM desa.

Pemutakhiran data desa dilakukan agar data-data mikro bisa terbuka. Nantinya, semua kebijakan pembangunan di desa sudah berbasis data, tidak lagi berbasis kemauan.


"Saat ini, desa berbasis data yang akurat memang masih lemah. Bahkan terkadang pendataan berulang-ulang dilakukan untuk setiap garapan. Ini menjadi PR yang harus diselesaikan pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan desa," tutur LaNyalla, Kamis (22/4).

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, untuk dapat memiliki kemampuan pendataan yang baik, tentu dibutuhkan arahan dan bimbingan teknis dari pemerintah, atau Kemendes.

"Bimbingan teknis harus dilakukan. Sebab, sumber daya manusia pemerintah desa harus mampu melakukan pendataan berbasis digital dengan siklus update yang logis. Sehingga pembaharuan data nantinya akan minim kesalahan," ujarnya.

Tidak itu saja, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur ini pun mengingatkan jika SDM di desa terbatas.

"Sumber daya manusia di pemerintah desa masih terbatas. Oleh sebab itu, perlu pendampingan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada," kata Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Jika data desa sudah bagus dan selalu terupdate, secara agregatif, pemerintah daerah bisa melakukan intervensi APBD dengan tepat untuk pewujudan desa sejahtera, makmur dan sebagainya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya