Berita

Aparat keamanan Rusia menangkap para pengunjuk rasa pendukung Alexei Navalny/Net

Dunia

Otoritas Rusia Tangkap Seribu Pengunjuk Rasa Navalny Di 82 Kota

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 10:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Rusia dilaporkan telah menangkap lebih dari 1.000 orang dalam aksi protes nasional untuk membela tokoh oposisi Alexei Navalny yang dipenjara.

Ribuan pendukung Navalny pada Rabu (21/4) melakukan aksi unjuk rasa di pusat kota Moskow. Mereka menyerukan pembebasan Navalny karena kondisi kesehatan yang memburuk selam di penjara.

Organisasi Navalny meminta para pengunjuk rasa Moskow untuk berkumpul di Lapangan Manezh, tepat di luar tembok Kremlin, tetapi polisi memblokirnya.


Sebaliknya, kerumunan besar berkumpul di Perpustakaan Negara Rusia dan Jalan Tverskaya, jalan utama yang mengarah ke alun-alun. Kedua kelompok kemudian bergerak di jalanan.

Dimuat Associated Press, menurut grup OVD-Info, melaporkan polisi Rusia menangkap lebih dari 1.004 pengunjuk rasa dari 82 kota. Banyak yang ditangkap bahkan sebelum protes dimulai.

"Situasi dengan Alexei memang kritis, jadi kami menaikkan hari protes massa," kata direktur eksekutif dari Foundation for Fighting Corruption, Vladimir Ashurkov.

"Kesehatan Alexei telah merosot tajam, dan dia berada dalam kondisi yang agak kritis. Dokter mengatakan bahwa berdasarkan (hasil) tesnya, dia harus dirawat di perawatan intensif," tambahnya.

OVD-Info melaporkan bahwa polisi menggeledah kantor organisasi Navalny di Yekaterinbrug dan menahan seorang jurnalis yang berafiliasi dengan Navalny di Khabarovsk.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya