Berita

Schalke 04 musim depan harus berjuang dari Bundesliga 2/Net

Sepak Bola

Resmi Turun Kasta, Skuat Schalke Dilempari Telur Oleh Suporternya Sendiri

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 10:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nasib tragis dialami Schalke 04. Klub yang pernah besar pada satu dekade ke belakang itu musim depan harus berlaga di kasta kedua sepak bola Jerman, Bundesliga 2.

Kepastian ini didapat usai Schalke kalah 0-1 dari Arminia Bielefeld dalam lanjutan Bundesliga 1 pada Selasa malam waktu setempat (20/4).

Untuk pertama kalinya dalam kurun 33 tahun terakhir, Schalke terlempar dari Bundesliga 1.


Dampak buruknya pun langsung dialami para pemain dan staf klub berjuluk Die Königsblauen tersebut. Usai laga, ratusan suporter yang marah dan kecewa dengan performa tim mengadang dan menyerang mereka.

Dilaporkan BBC, Kamis (22/4), penyerangan ini dialami mereka saat kembali ke markas mereka di Gelsenkirchen keesokan paginya.

Menurut pihak kepolisian Gelsenkirchen, para suporter telah menyalakan kembang api tak lama usai laga melawan Bielefeld berakhir.

"Saat tim tiba dan keluar dari bus, langsung muncul teriakan protes. Telur-telur dilemparkan ke arah pemain, yang juga diserang secara verbal," ungkap seorang petugas kepolisian setempat.

Tentu saja aksi suporter tersebut ditentang oleh manajemen Schalke. Mereka tegas mengutuk aksi kekerasan yang dialami para pemain dan staf klub.

"Meski paham dengan frustrasi dan kemarahan atas turunnya kami ke Bundesliga 2, klub tidak akan pernah bisa menerima ketika ada ancaman fisik terhadap para pemain dan staf kami," demikian pernyataan resmi Schalke yang dikutip dari laman resmi klub (22/4).

Runner up Bundesliga 1 musim 2018 itu memang termasuk klub dengan suporter yang cukup fanatik di Jerman. Saat kondisi normal, laga kandang Schalke rata-rata disaksikan oleh lebih dari 60 ribu suporter.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya