Berita

Menteri Perdagangan Ruhsar Pekcan akhirnya digeser pada perubahan kabinet Turki, Rabu 21 April 2021/Net

Dunia

Reshuffle Kabinet Turki, Geser Menteri Perdagangan Dan Tambah Dua Kementerian Baru

RABU, 21 APRIL 2021 | 12:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Turki melakukan sejumlah perubahan dalam susuan kabinetnya. Mereka melakukan pergantian menteri perdagangan negara, kemudian menunjuk dua menteri untuk kementerian yang baru dibentuk pada Rabu (21/4) pagi waktu setempat.

Menteri Perdagangan yang sebelumnya dijabat oleh Ruhsar Pekcan digantikan Mehmet Mus, ketua kelompok parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan (AK). Sementara Derya Yanik dan Vedat Bilgin masing-masing ditunjuk sebagai menteri Kementerian Keluarga dan Layanan Sosial serta Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial.

Menurut keterangan, dua kementerian yang baru dibentuk adalah hasil dari restrukturisasi Kementerian Keluarga, Pelayanan Sosial dan Tenaga Kerja, seperti dilaporkan Arab News, Rabu (21/4).


Mehmet Mus memiliki gelar sarjana di bidang bisnis dari Universitas Akdeniz Turki, gelar pascasarjana di bidang ekonomi dari Washington State University di AS dan gelar doktor dari Universitas Marmara Turki dalam sejarah ekonomi. Dia telah menjadi anggota parlemen selama empat periode pemerintahan terakhir.

Sementara Derya Yanik yang akan menggawangi Kementerian Keluarga dan Layanan Sosial adalah seorang pengacara, memiliki gelar sarjana di bidang hukum dari Universitas Istanbul Turki.

Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial, Vedat Bilgin diketahui memiliki gelar sarjana dalam ilmu sosial dan administrasi dari Universitas Hacettepe Turki, gelar pascasarjana dalam urbanisasi dan industrialisasi dan gelar doktor dalam sosiologi ekonomi dari Universitas Istanbul.

Bilgin juga sempat menjadi anggota Parlemen Turki, yang juga adalah dosen di beberapa universitas termasuk Universitas York di Inggris, Universitas Michigan di AS dan Universitas Gazi Turki. Dia juga seorang penasihat presidensi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya