Berita

Aksi unjuk rasa aktivis Black Lives Matter atas kasus George Floyd/Net

Dunia

Aktivis Black Lives Matter Berhamburan Di Jalan, Rayakan Vonis Bersalah Derek Chauvin

RABU, 21 APRIL 2021 | 12:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktivis gerakan Black Lives Matter mulai turun ke jalan-jalan setelah Derek Chauvin dinyatakan bersalah atas pembunuhan George Floyd.

Dari pantauan koresponden Sputnik pada Selasa (20/4) waktu setempat, ratusan aktivis berada di sepanjang jalan New York.

Di Brooklyn, kerumunan yang terdiri dari beberapa ratus orang bergerak di sepanjang jalan raya dari arena Barclay Center. Para demonstran, dengan bendera dan spanduk, bergerak di sepanjang jalan raya.


Polisi tampak hanya mendampingi para pengunjuk rasa.

"Jalan siapa? Jalan kita!" seru kerumunan tersebut.

Aksi protes tersebut merupakan tanggapan atas hasil keputusan 12 juri dalam persidangan pembunuhan Floyd pada hari yang sama.

Juri memutuskan bahwa Chauvin, polisi kulit putih, bersalah atas pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga, dan pembunuhan dalam penangkapan mematikan terhadap Floyd, pria kulit hitam, pada tahun lalu.

Pada 25 Mei 2020, Chauvin menangkap Floyd yang dituding menggunakan uang 20 dolar AS palsu di sebuah toko. Ia kemudian memborgol Floyd dan menekan lututnya ke leher pria tersebut selama lebih dari 9 menit.

Chauvin tidak melepaskan lututnya meski Floyd mengerang dan mengaku tidak bisa bernapas.

Kematian Floyd memicu protes massal di sejumlah kota besar di Amerika Serikat, di mana para demonstran mengecam kebrutalan polisi dan menuntut keadilan bagi orang kulit hitam.

Hukuman Chauvin sendiri akan ditetapkan dalam 8 pekan ke depan. Selama itu, ia ditahan dan jaminannya dicabut.

Dengan dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan, Chauvin terancam hukuman maksimal 75 tahun penjara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya