Berita

Kantor pusat OPCW di The Hague, Belanda/Net

Dunia

Arab Saudi Kembali Terpilih Sebagai Anggota Dewan Eksekutif Pengawas Senjata Kimia

RABU, 21 APRIL 2021 | 12:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerajaan Arab Saudi kembali terpilih menjadi anggota Dewan Eksekutif Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di wilayah Asia, hingga 2023 mendatang.

Penetapan tersebut dilakukan saat Sesi ke-25 Konferensi Negara-negara yang mengawasi pelaksanaan Konvensi Senjata Kimia (CWC) yang diselenggarakan di Den Haag, Belanda pada Selasa (20/4) waktu setempat.

Ziyad Al-Attiyah, duta besar Saudi untuk Belanda dan perwakilan tetap Kerajaan untuk OPCW, berterima kasih kepada negara-negara yang mendukung terpilihnya kembali negaranya. Dia juga mengatakan bahwa itu adalah cerminan dari status Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.


“Kerajaan berharap dapat bekerja sama dengan anggota dewan lainnya untuk meningkatkan implementasi CWC,” ujarnya, seperti dikutip dari Arab News, Rabu (21/4).

Al-Attiyah menegaskan keinginan negaranya untuk memperkuat kerja sama sebagai bagian dari upaya melarang senjata pemusnah massal dan mencegah proliferasinya, serta memastikan Timur Tengah menjadi kawasan yang bebas dari senjata tersebut untuk meningkatkan perdamaian dan keamanan internasional.

Dia menambahkan bahwa sektor industri kimia Kerajaan adalah salah satu yang terbesar di kawasan dan terus berkembang, yang menjadikannya salah satu negara terkemuka di bidang ini di antara keanggotaan Dewan Eksekutif.

Arab Saudi telah menjadi anggota dewan - badan utama OPCW - sejak dibentuk pada tahun 1997. Keanggotaannya terdiri dari 41 negara, mewakili lima wilayah geografis, yang dipilih untuk masa jabatan dua tahun sekaligus.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya