Berita

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP: Ada Upaya Menghilangkan Jejak Sejarah Pendiri NU Dari Ingatan Generasi Muda

RABU, 21 APRIL 2021 | 12:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak adanya nama pahlawan nasional sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asyari, dalam buku Kamus Sejarah Indonesia terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah membuat umat Islam, khususnya warga Nadhliyin, geram.

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, juga ikut memprotes hilangnya KH Hasyim Asyari dari Kamus Sejarah Indonesia.

"Fraksi PPP menyesalkan dan memprotes keras hilangnya nama Hadratus Syaikh Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I yang diterbitkan Kemendikbud,” tegas Awiek, sapaannya, melalui keterangannya, Rabu (21/4).


Anggota Komisi VI DPR RI ini menambahkan, alasan Kemendikbud bahwa tidak tercantumnya KH Hasyim Asyari sebagai sebuah ketidaksengajaan, perlu diuji.

"Mengingat KH Hasyim Asyari adalah tokoh bangsa, maka sangat tidak masuk akal jika alasannya karena lupa,” tegas Awiek.

"Hal tersebut, patut diduga, sebagai upaya untuk menghilangkan jejak sejarah tokoh Islam pendiri NU dari ingatan generasi muda ke depan,” imbuhnya.

Kemendikbud sempat berdalih bahwa buku tersebut belum dicetak dan baru sebatas draf. Namun, Awiek berpendapat, pernyataan tersebut menunjukkan ketidakprofesionalan Kemendikbud.

Seandainya draf itu tidak beredar, lanjut Awiek, maka tidak akan ada kontrol dari masyarakat dan kamus tersebut akan tercetak tanpa menyertakan nama KH Hasyim Asyari.

"Fraksi PPP meminta pejabat berwenang bertanggungjawab atas keteledoran ini. Karena hal ini sekaligus menunjukkan ketidakprofresionalan pejabat di Kemendikbud,” tandasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya