Berita

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin/Net

Politik

Awasi Ketat PSU Pilkada, Bawaslu: Jangan Sampai Muncul Sampah-sampah!

RABU, 21 APRIL 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 16 daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 akan diawasi secara ketat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan jajarannya di daerah untuk memperhatikan sejumlah objek pengawasan.

Secara khusus, Afifuddin meminta Bawaslu daerah untuk memperhatikan keakuratan dan kecermatan dalam pengawasan PSU, sehingga bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan atau pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada hari H pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 lalu.


"Jangan sampai muncul 'sampah-sampah' (kesalahan),” ujar Afifuddin dalam siaran pers yang diposting melalui website Bawaslu RI dan dikutip Rabu (21/4).

Selain itu, Afifuddin juga memastikan persiapan pelaksanaan PSU oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan didampingi oleh jajarannya di daerah. Karena, ada urusan penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang belum dirampungkan KPU.

"Kami juga akan melakukan pendampingan secara langsung. Mayoritas berhubungan dengan DPT dan teknis penyelenggaraan dari 16 daerah yang menggelar PSU," tuturnya.

"Sampai saat ini DPTb di KPU juga belum final. Jadi kita tetap terus melakukan koordinasi dengan KPU,” lanjut lelaki asal Sidoarjo, Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Afifuddin meminta para pengawas daerah mengantisipasi potensi kerusuhan di sejumlah daerah pelaksanaan PSU. Di mana, daerah-daerah itu memiliki kasus yang menonjol seperti diskualifikasi calon di Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Sabu Raijua.

"Kemudian daerah-daerah lain seperti adanya potensi kekerasan atau kecurangan lainnya,” demikian Afifuddin menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya