Berita

Pasukan Rusia/Net

Dunia

Ukraina: Rusia Akan Mengerahkan 120 Ribu Pasukannya Ke Perbatasan

RABU, 21 APRIL 2021 | 10:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia diperkirakan akan mengerahkan lebih dari 120 ribu tentara di perbatasan Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mendesak negara-negara Barat untuk memberlakukan sanksi ekonomi bagi Rusia agar tidak ada eskalasi lebih lanjut.

"Pasukan Rusia terus berdatangan di dekat perbatasan kami di timur laut, di timur, dan di selatan. Dalam waktu sekitar satu pekan, mereka diperkirakan mencapai kekuatan gabungan lebih dari 120 ribu tentara," ujar Kuleba, seperti dikutip The Independent, Rabu (21/4).


"Ini tidak berarti mereka akan berhenti membangun pasukan mereka pada jumlah itu," tambahnya.

"Biaya untuk mencegah eskalasi Rusia lebih lanjut akan selalu lebih rendah daripada biaya untuk menghentikannya dan mengurangi konsekuensinya," imbuh dia.

Kuleba juga meminta Moskow untuk berkomitmen kembali pada gencatan senjata di timur Ukraina.

Sebelumnya, Ukraina sendiri memperkirakan bahwa Rusia mengerahkan 80 ribu tentaranya di perbatasan, 50 ribu di antaranya merupakan penempatan baru.

Selain itu, Amerika Serikat juga menyebut Rusia mengerahkan pasukan ke perbatasan Ukraina dalam jumlah yang lebih besar sejak 2014, ketika Moskow menganeksasi Krimea.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya