Berita

Presiden Republik Chad Idriss Deby Itno/Net

Dunia

Berduka Atas Tewasnya Presiden Chad Dalam Perang, Macron: Prancis Kehilangan Teman Pemberani

RABU, 21 APRIL 2021 | 06:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Prancis berduka cita atas kematian Presiden Republik Chad, Idriss Deby Itno, pada Selasa (20/4) waktu setempat.

Secara khusus, Presiden Emmanuel Macron mengungkapkan rasa kehilangannya atas kematian Deby yang ia sebut sebagai 'teman kuat' Prancis.

"Prancis kehilangan seorang teman pemberani," kata kantor Presiden Macron dalam pernyataannya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (21/4).


Deby yang belum lama ini terpilih kembali sebagai Presiden Chad, tewas saat berperang melawan pemberontak di Sahel pada Selasa (20/4) waktu setempat.

Kematian pemimpin berusia 68 tahun yang telah berkuasa di Chad selama tiga dekade itu dilaporkan akibat luka-luka yang dideritanya.

Pihak militer negara mengumumkan pada Senin (19/4) bahwa mereka berhasil menewaskan sekitar 300 pemberontak yang tergabung dalam Front for Change and Concord (FACT) Chad.

Dalam ucapan belasungkawanya itu, Macron menyerukan agar Chad membuat pembentukan badan militer sementara, serta mendesak agar negara itu segera kembali ke pemerintahan sipil lewat transisi damai.

Chad, yang secara resmi dikenal sebagai Republik Chad, adalah negara terkurung daratan di Afrika tengah-utara. Berbatasan dengan Libya di utara, Sudan di timur, Republik Afrika Tengah di selatan, Kamerun di barat daya, Nigeria di barat daya, dan Niger di barat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya